GAYA HIDUP

Pemprov Banten Gelar Sosialisasi PASEBAN, Perkuat Keamanan Pangan di Pasar Rakyat

SERANG, – Pemprov Banten melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Sosialisasi Pasar Pangan Aman Segar Banten (PASEBAN) di Aula Dinas Ketahanan Pangan, Serang, Selasa (18/11/2025).

Program ini digelar untuk memperkuat keamanan pangan di pasar rakyat sekaligus meningkatkan kapasitas pengelola pasar dan pedagang dalam menerapkan standar pangan aman.

Peserta kegiatan meliputi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang dan Kota Serang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Perumda Pasar Kabupaten Tangerang, UPTD Pasar Kota Serang, serta perwakilan pedagang dari dua pasar lokasi program PASEBAN: Pasar Kepandean Kota Serang dan Pasar Kelapa Dua Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Dr. Nasir, SP., MBA., MP, membuka kegiatan sekaligus menegaskan bahwa keamanan pangan adalah hak dasar masyarakat.

“Keamanan pangan merupakan kebutuhan dasar dan hak asasi setiap individu. Jika tidak aman, maka itu bukan pangan,” tegas Dr. Nasir.

Ia menyebut pasar rakyat memiliki peran vital sebagai pemasok utama pangan segar, sehingga aspek kebersihan, sanitasi, hingga higiene wajib jadi prioritas. Penguatan pengawasan pangan segar juga disebut sebagai amanat regulasi nasional.

“Pemerintah pusat dan daerah wajib menjamin keamanan pangan melalui sistem pengawasan terpadu. PASEBAN hadir untuk membangun budaya keamanan pangan di pasar rakyat Banten,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang memaparkan Replikasi Program Pasar Pangan Segar Aman (PAS AMAN). Program tersebut menjadi acuan nasional dalam membangun ekosistem pasar aman melalui penguatan kebijakan, peningkatan kapasitas pedagang, hingga dukungan sarana prasarana.

Dalam pemaparannya, Bapanas menyoroti pasar rakyat sebagai titik kritis karena menjadi tempat berbelanja bagi sekitar 61% masyarakat Indonesia. Pembenahan sanitasi, penataan zonasi, dan pengawasan pangan dinilai penting untuk menekan risiko cemaran biologis, kimia, maupun fisik.

Bapanas juga menekankan pentingnya pembentukan Internal Control System (ICS) atau Sistem Kontrol Mandiri, serta penyediaan Pos Pantau Keamanan Pangan dengan alat uji cepat seperti rapid test formalin dan residu pestisida. Pos pantau ini diharapkan menjadi pusat pengujian dan pelaporan keamanan pangan di pasar.

Selain itu, narasumber dari BBPOM Serang dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banten menyampaikan materi teknis terkait higiene dan sanitasi pasar, mulai dari penataan zonasi pangan, penyediaan meja jual minimal 60 cm dari lantai, ketersediaan air bersih, saluran pembuangan, hingga pengendalian hama sebagai syarat menuju pasar berstandar SNI.

Salah satu pedagang Pasar Kepandean, H. Muhit, mengapresiasi kegiatan ini.

“Kami jadi memahami cara penanganan pangan yang benar. Banyak hal teknis yang sebelumnya tidak kami tahu sekarang jadi lebih jelas untuk diterapkan,” katanya.

Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten berharap PASEBAN mampu memperkuat sistem pengawasan berkelanjutan serta meningkatkan kesadaran seluruh pelaku pasar soal pentingnya keamanan pangan.

“Kami ingin memastikan pangan segar yang dikonsumsi masyarakat Banten benar-benar aman dan bermutu. PASEBAN adalah komitmen pemerintah memperkuat keamanan pangan dari hulu sampai hilir,” tutup Dr. Nasir. (Red)

 

Deni

Recent Posts

Irbansus Banten: Korupsi Berawal dari Kebiasaan Kecil, Guru Harus Jadi Teladan Integritas

TANGERANG, –Korupsi tidak selalu berawal dari penyalahgunaan anggaran bernilai miliaran rupiah. Kebiasaan yang kerap dianggap…

5 jam ago

Di Tengah APBD Banten Terus Menyusut, Anggaran Jasa Tenaga Ahli Malah Naik Hingga Rp55 Miliar

Bantenonline.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten terus mengalami penyusutan dalam tiga…

7 jam ago

25 Tahun Menanti, Warga Mekarsari Sambut Antusias Pembangunan Jembatan Bang Andra

SERANG, –Masyarakat Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, menyambut antusias pembangunan Jembatan Piano yang digagas…

8 jam ago

Gubernur Andra Soni Sambut Banten Jadi Tuan Rumah HUT Ikatan Notaris Indonesia ke-118

SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni menerima audiensi jajaran Ikatan Notaris Indonesia (INI) di Gedung Negara…

9 jam ago

Wagub Banten Laporkan Program Sekolah Gratis ke KSP Dudung

TANGERANG, –Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusuma melaporkan pelaksanaan Program Sekolah Gratis kepada Kepala Staf…

10 jam ago

Asda III Banten Buka Pelatihan Kepemimpinan, 159 ASN Ikuti PKA dan PKP

PANDEGLANG, –Asisten Daerah (Asda) III Provinsi Banten, Dr. Hj. Rina Dewiyanti, SE, MSi, membuka Pelatihan…

11 jam ago