BERITA HOT

Pemkab Pandeglang Tunggu Arahan BGN soal Pembatasan Dapur MBG

PANDEGLANG, –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang masih menunggu arahan resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN) terkait rencana pembatasan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) maksimal enam unit per kecamatan.

Berdasarkan data yang dihimpun, saat ini terdapat 204 dapur SPPG yang tersebar di 35 kecamatan di Kabupaten Pandeglang. Sebanyak 11 kecamatan tercatat memiliki lebih dari enam dapur SPPG, yakni Panimbang, Cimanuk, Labuan, Menes, Karangtanjung, Kaduhejo, Pandeglang, Pagelaran, Cadasari, Majasari, dan Saketi.

Wakil Ketua Satgas MBG Kabupaten Pandeglang, Doni Hermawan, mengatakan sekitar 190 dari total 204 dapur SPPG tersebut sudah beroperasi.

“Sejauh ini di Kabupaten Pandeglang kurang lebih ada 204 SPPG MBG. Dari jumlah itu, sekitar 190 dapur sudah beroperasi,” kata Doni saat dikonfirmasi wartawan.

Doni yang juga menjabat Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pandeglang menyebut dapur yang telah beroperasi sudah tersebar di seluruh kecamatan.

“Yang sudah beroperasi itu sudah ada di tiap kecamatan,” ujarnya.

Ia mengakui terdapat sejumlah kecamatan yang memiliki dapur SPPG lebih dari enam unit. Salah satunya Kecamatan Kaduhejo yang memiliki sekitar sembilan dapur SPPG. Sementara Kecamatan Majasari juga tercatat memiliki lebih dari enam dapur.

Terkait informasi pembatasan jumlah dapur SPPG, Doni mengaku Pemkab Pandeglang belum menerima petunjuk resmi dari BGN mengenai langkah yang akan diambil terhadap dapur yang jumlahnya melebihi ketentuan.

“Pemkab Pandeglang belum paham harus melangkah seperti apa. Apakah nanti ada likuidasi atau mekanisme lainnya. Yang jelas kami menunggu petunjuk dari BGN karena itu menjadi kewenangan mereka,” tandasnya.

Menurut Doni, proses pembenahan yang saat ini dilakukan BGN turut berdampak pada pencairan dana operasional sejumlah dapur SPPG di Pandeglang.

“Ada SPPG yang dananya belum cair, ada juga yang sudah cair. Jadi tidak semua SPPG terhambat,” tegasnya.

Meski demikian, Doni memastikan operasional dapur SPPG di Pandeglang secara umum masih berjalan normal sambil menunggu arahan lebih lanjut dari BGN. (Red)

Deni

Recent Posts

Operasi Patuh Maung 2026 Dimulai Besok, Enam Pelanggaran Dibidik!

PANDEGLANG, – Siap-siap! Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang, Polda Banten, bakal menggelar Operasi Patuh…

8 jam ago

Andra Soni Dukung Pelestarian Baduy, 70 Ribu Bibit Pohon Ditanam

LEBAK, – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam menjaga kelestarian…

10 jam ago

Angka Kematian Bayi di Lebak Capai 149 Kasus Sepanjang 2026

LEBAK, – Angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Lebak, Banten, mencapai 149 kasus sepanjang 2026.…

15 jam ago

PUB Guyur Baduy 70 Ribu Bibit, Tanah Ulayat Makin Sempit!

LEBAK, – Kepedulian terhadap masyarakat adat Baduy tak cukup hanya lewat kata-kata. Paguyuban Urang Banten…

17 jam ago

Jalan Rusak Makan Korban, Golkar dan Warga Cisata Siap Turun Tangan!

PANDEGLANG, – Tak ingin kerusakan jalan terus memakan korban, Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Cisata…

2 hari ago

Dua Tahun Prabowo-Gibran, KAMMI Serang Raya Bongkar Sejumlah Persoalan

SERANG, – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka belum…

2 hari ago