PANDEGLANG, –Terduga pelaku pembunuhan perempuan berinisial OK (28) menyerahkan diri ke Polsek Banjar usai diduga menghabisi nyawa DV (27), warga Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang.
Pelaku datang ke kantor polisi sekitar pukul 06.00 WIB dan mengaku telah melakukan pembunuhan di rumah orang tuanya di Kampung Kadujangkung, Desa Kadujangkung, Kecamatan Banjar.
Kepala Desa Kadujangkung, Nahrawi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengaku mengetahui kejadian itu setelah mendapat informasi dari pihak kepolisian.
“Saya juga kaget ada pembunuhan di Kampung Kadujangkung setelah menerima informasi dari pihak Polsek. Bahwa ada warga saya terduga pelaku melapor telah melakukan pembunuhan,” ujar Nahrawi, Jumat (8/5/2026).
Menurutnya, saat kejadian dirinya sedang berada di luar desa sehingga baru mengetahui kasus itu pada siang hari..Nahrawi juga mengaku belum mengetahui motif pasti pembunuhan tersebut. Namun berdasarkan informasi warga, korban disebut merupakan pacar pelaku.
“Saya belum mengetahui pasti motif terduga pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban yang informasinya adalah pacarnya,” katanya.
Ketua RT setempat, Uki, mengatakan warga sempat geger saat polisi mendatangi rumah orang tua pelaku. Polisi kemudian membawa jenazah korban menggunakan kantong jenazah.
“Saya juga kaget banyak polisi datang ke rumah Ibu Murni, orang tua terduga pelaku OK, lalu keluar membawa kantong jenazah korban DV yang setahu saya adalah pacarnya,” ujar Uki.
Uki menyebut OK dikenal sebagai sosok yang baik dan menjadi tulang punggung keluarga setelah ayahnya meninggal dunia.
“Yang tinggal di rumah itu ibunya, adiknya yang masih SMP, dan terduga pelaku. Saya tahunya korban memang sering datang karena pacarnya, tapi tidak tahu kalau malam itu menginap di rumah pelaku,” tuturnya.
Kapolsek Banjar IPTU Aap Ahmad Safe’i membenarkan pelaku telah diamankan dan kasusnya kini ditangani Polres Pandeglang.
“Iya, pelaku sudah diamankan di Polres Pandeglang,” katanya singkat.
Pantauan di lokasi, rumah tempat kejadian perkara tampak kosong dan telah dipasangi garis polisi. Sementara orang tua pelaku untuk sementara tinggal di rumah kerabat yang tidak jauh dari lokasi.
Saat ini jenazah korban masih berada di RSUD Berkah Pandeglang untuk menjalani autopsi sambil menunggu kedatangan pihak keluarga dari Kecamatan Saketi.
Sebelumnya, Satreskrim Polres Pandeglang mengungkap hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban diduga meninggal akibat asfiksia atau kekurangan oksigen.
“Untuk sementara ditemukan tanda-tanda asfiksia atau sesak napas. Ada dugaan korban meninggal karena dicekik, namun hal ini masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kaur Bantuan Teknis Identifikasi Satreskrim Polres Pandeglang Bripka Bayu Kurniawan.
Polisi memperkirakan korban telah meninggal lebih dari 12 jam sebelum ditemukan. Korban diduga meninggal pada Kamis (7/5/2026) malam setelah salat Isya. (Red)
PANDEGLANG, –Seorang gadis asal Kecamatan Mekarjaya diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan kekasihnya berinisial T,…
BANTEN, – Produk olahan pangan khas Provinsi Banten dan hasil Ekonomi kreatif (Ekraf) dari UMKM,…
SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama dengan Cambridge Indonesia untuk meningkatkan mutu…
PANDEGLANG, – Satuan Reserse Kriminal Polres Pandeglang melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) tengah…
SERANG, - Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) Tingkat Provinsi dan Nasional Tahun 2026, mulai…
PANDEGLANG, –Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pandeglang mengirimkan 16 pelajar untuk mengikuti seleksi…