CILEGON, –Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah turun langsung mengecek kesiapan arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak, Jumat (13/3/2026).

Peninjauan dilakukan bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno serta sejumlah menteri dan pimpinan lembaga negara.

Turut hadir dalam rombongan, antara lain Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Prof. Teuku Faisal Fathani.

Rombongan mengecek sejumlah titik strategis di pelabuhan, terutama Terminal Eksekutif yang menjadi jalur utama penyeberangan kendaraan kecil dan penumpang pejalan kaki menuju Pulau Sumatra. Selain itu, kesiapan armada kapal yang akan beroperasi selama masa mudik juga turut dipastikan.

BACA JUGA :  Hadiri HUT Ke-33, Kota Tangerang Jadi Simbol Kota Maju di Provinsi Banten

Menko PMK Pratikno mengatakan, pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh pihak siap menghadapi lonjakan pergerakan masyarakat saat mudik Lebaran tahun ini.

“Target kita tentu saja agar mudik berjalan aman, lancar, nyaman, dan selamat,” kata Pratikno.

IMG-20260313-WA0065-300x192 Pastikan Mudik Lebaran 2026 Lancar, Andra–Dimyati Cek Pelabuhan Merak
Situasi pelabuhan merak menjelang arus mudik lebaran 1447H.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan mencapai lebih dari 143 juta orang. Angka tersebut bahkan berpotensi meningkat saat realisasi di lapangan.

Puncak arus mudik diprediksi mulai terjadi sekitar 18 Maret 2026, sementara arus balik diperkirakan berlangsung pada akhir Maret.

Menurut Pratikno, pemerintah berharap pergerakan pemudik bisa lebih merata karena tahun ini terdapat sejumlah faktor pendukung, mulai dari akhir pekan panjang, kebijakan flexible working arrangement (FWA) bagi ASN, cuti bersama, hingga libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri.

BACA JUGA :  ATM BRI di Indomaret Dikeluhkan, Tarik Tunai Gagal tapi Saldo Terpotong

“Kami berharap arus mudik bisa terdistribusi lebih merata,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh petugas di lapangan agar sigap menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk faktor cuaca dan kondisi operasional pelabuhan.

“Kepada masyarakat kami imbau untuk selalu mengikuti informasi resmi serta arahan petugas agar perjalanan mudik berjalan aman dan selamat,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan sejumlah langkah antisipasi sudah disiapkan untuk mengurai potensi kepadatan di kawasan Pelabuhan Merak.

Di antaranya dengan memperkuat fasilitas pendukung serta menambah zona penyangga (buffer zone) untuk menampung kendaraan sebelum masuk area pelabuhan.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pelabuhan alternatif apabila antrean kendaraan di Merak memanjang. Salah satunya adalah Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera di Cilegon.

BACA JUGA :  BUMDes Maju Bersama Kembangkan Cabai ORI 212, Targerkan PADes Jutaan Rupiah

“Selain itu, ada pelabuhan yang bisa dijadikan alternatif ketika antrean cukup panjang, yakni Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera,” kata Sigit.

Kapolri juga menekankan pentingnya keberadaan command center dan media center selama masa mudik. Kedua fasilitas ini dinilai vital untuk memastikan informasi kebijakan dan situasi lalu lintas dapat tersampaikan dengan cepat kepada masyarakat.

“Yang terpenting adalah bagaimana seluruh kebijakan bisa tersosialisasi secara luas kepada masyarakat,” pungkasnya. (Red)