PANDEGLANG, –Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pandeglang memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berjalan aman dan kondusif.
Kepala Kesbangpol Kabupaten Pandeglang, Muklis, melakukan monitoring ke sejumlah rumah ibadah nonmuslim yang melaksanakan ibadah Natal. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat kerukunan antarumat beragama di wilayah Pandeglang.
Muklis mengatakan, Kesbangpol memiliki peran strategis dalam menciptakan suasana harmonis di tengah keberagaman masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui pencegahan dini potensi konflik sosial dan keagamaan, pembinaan ideologi Pancasila serta wawasan kebangsaan, hingga fasilitasi dialog antarumat beragama.
“Kesbangpol terus bersinergi dengan Kementerian Agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama, serta aparat keamanan untuk memastikan perayaan keagamaan berlangsung aman dan nyaman,” ujar Muklis kepada media, Kamis (19/12/2025) di ruang kerjanya.
Selain monitoring lapangan, Kesbangpol juga aktif melakukan sosialisasi nilai toleransi, kebhinekaan, dan moderasi beragama kepada masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.
“Pengawasan terhadap potensi pelanggaran yang dapat mengganggu kerukunan pun dilakukan secara berkelanjutan di wilayah Kabupaten Pandeglang,” ujar mantan Camat Sindangresmi ini.
Dengan langkah-langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Pandeglang berharap perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 dapat berlangsung damai, sekaligus memperkuat persatuan dan toleransi di tengah masyarakat. (Red)

