Pandeglang Masih Minim Tenaga Kesehatan di Puskesmas Capai 500 Nakes

Kabupaten Pandeglang masih kekurangan sekitar 500 tenaga kesehatan (nakes) medis maupun nonmedis di terutama puskesmas.

Hal itu diungkapkan Eni Yati selaku Kepala Dinkes Pandeglang kepada media, Sabtu (09/08/2025).

Menurut Eni Yati, kebutuhan tenaga kesehatan itu meliputi berbagai profesi, mulai dari dokter gigi, analis laboratorium, rekam medis, apoteker, nutrisionis, hingga sanitarian.

“Kebutuhan nakes di Pandeglang masih kurang, salah satunya dokter gigi, hampir 50 persen puskesmas kita belum punya. Analis, apoteker, nutrisionis, juga masih dibutuhkan,” ungkap Eni Yati.

“Kalau kita totalkan kebutuhannya, kurang lebih sekitar 500 Nakes,” sambungnya.

Meski kekurangan SDM, Eni menyebut pelayanan kesehatan tetap diutamakan. Seperti puskesmas yang tak memiliki dokter gigi, misalnya, masih bisa melayani pasien dengan bantuan perawat gigi. Begitu juga untuk analis laboratorium, pihaknya bekerja sama dengan puskesmas terdekat.

“Pelayanan tetap kami jaga sesuai standar. Kalau dokter gigi tidak ada, masih bisa ditangani perawat gigi. Kalau analis tidak ada, sampel bisa dikirim ke puskesmas terdekat yang punya analis,” ujarnya.

Eni menjelaskan, Pemkab Pandeglang telah mengusulkan formasi tenaga kesehatan melalui aplikasi resmi Kementerian Kesehatan. Namun, hingga kini formasi baru belum dibuka.

“Kami sudah input kebutuhan ke aplikasi rencana kebutuhan tenaga Kemenkes. Tapi sampai sekarang formasi baru belum dibuka. Formasi tahun 2024 saja baru diangkat sekarang,” terangnya.

Jika ditotal, kekurangan tenaga kesehatan di Pandeglang mencapai 500 orang, termasuk dokter gigi, dokter umum, perawat, analis, dan tenaga lainnya.

Jumlah itu akan bertambah seiring adanya regulasi baru satu desa satu perawat dan satu bidan.

“Pandeglang punya 339 desa, artinya kebutuhan akan makin besar,” imbuhnya.

Ditambahkannya, pemerintah pusat dan provinsi memberi perhatian lebih terhadap persoalan ini.

“Harapannya ada intervensi, agar formasi bisa dibuka. Mudah-mudahan ke depan lebih diperhatikan,” pungkasnya. (Den)

Editor (Deni)

Recent Posts

Pemprov Banten dan Bank Banten Raih Penghargaan Infobank 2026

SERANG, –Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Bank Banten meraih penghargaan dalam ajang The Asian Post…

9 menit ago

Diam-diam Naik, Harga BBM Melonjak per Hari Ini

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai Sabtu,…

37 menit ago

Cegah Peredaran Narkoba, Polda Banten Razia Hiburan Malam di Serang

SERANG - Guna mencegah peredaran narkoba di wilayah hukum Polda Banten, Personel gabungan menggelar razia…

53 menit ago

Pegawai Bapenda Banten Akan Geruduk Rumah WP, Edukasi Pajak Secara Humanis

SERANG, –Pemprov Banten tancap gas ngejar target pendapatan daerah. Sebanyak 960 pegawai Badan Pendapatan Daerah…

2 jam ago

Open Turnamen Catur Dimyati Cup Akan Digelar di Pesona Curug Goong, Diikuti Atlet se-Banten

PANDEGLANG, –Pengelola objek wisata Pesona Curug Goong bekerja sama dengan Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Catur…

2 jam ago

Kabar Duka, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Meninggal Dunia

JAKARTA - Kabar duka datang dari dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)…

10 jam ago