PANDEGLANG, — Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Pandeglang yang masih rendah kembali jadi sorotan. Kritik kali ini datang dari Dirman, purnawirawan Polri yang juga kader PKS.
Dirman mengatakan upaya menaikkan PAD membutuhkan sinergi lebih kuat antara ulama dan umaroh, serta inovasi dari aparatur Pemkab Pandeglang. Menurutnya, banyak potensi daerah yang bisa dikelola, namun belum dimaksimalkan.
“Pandeglang kaya akan potensi, tetapi belum mampu digarap maksimal sebagai sumber PAD yang dapat memperkuat fiskal daerah. Kondisi ini membuat Pandeglang tertinggal dibanding kabupaten/kota lain di Banten,” kata Dirman kepada media, Selasa (02/12/2025).
Ia berharap semua pihak di Pandeglang bisa bekerja bersama untuk mengejar ketertinggalan daerah.
“Semoga ulama dan umaroh bisa bersatu dengan Pemkab Pandeglang menuju daerah yang lebih maju. Selamatkan Pandeglang dari ketertinggalan PAD dibanding daerah lain di Banten,” ujarnya.
Dirman juga menekankan pentingnya peran ulama dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah, termasuk di sektor ekonomi.
“Ulama bisa memberikan legitimasi dan penguatan moral bagi kebijakan daerah. Mereka juga dapat memberikan pertimbangan, bimbingan, nasihat, dan saran kepada pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan, termasuk kebijakan fiskal dan ekonomi,” jelasnya. (Red)
JAKARTA, – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bersama Ikatan Alumni BEM Nusantara menggelar rapat kerja…
PANDEGLANG – Sebanyak 1.500 pegawai, guru, hingga santri pondok pesantren di Kabupaten Pandeglang, Banten, mengikuti…
Bantenonline.com – Sebanyak 80 tim terbaik dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten adu kekompakan dalam…
PANDEGLANG, – Kapolsek Munjul, Polres Pandeglang, Iptu Aep Wahyudin bersama unsur Muspika Kecamatan Munjul menggelar…
JAKARTA, – Ancaman gagal panen mengintai petani saat Indonesia beralih dari kemarau panjang akibat El…
PANDEGLANG, - Ketua Forum PAKSI API Provinsi Banten, Ratu Syafitri, menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai integritas…