PANDEGLANG, – Anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi PKB, Kumaedi, SE
menyampaikan materi financial literacy atau literasi keuangan di hadapan peserta Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) di Kampus STKIP Syekh Mansur, Pandeglang, Banten.
Dalam kegiatan pelatihan kewirausahaan tersebut, Kumaedi membahas pemanfaatan modal usaha dan prinsip pengelolaan keuangan guna mendukung kebutuhan hidup.
Ia menekankan pentingnya tata kelola keuangan, baik dalam dunia usaha maupun birokrasi. Menurutnya, pengelolaan keuangan yang baik dapat mencegah tindakan pidana korupsi hingga operasi tangkap tangan (OTT).
“Pemanfaatan kemampuan modal usaha untuk menunjang pengelolaan keuangan dalam menyukseskan kebutuhan hidup. Dalam pengelolaan keuangan di birokrasi, bagaimana agar terhindar dari tindakan pidana korupsi atau OTT,” ujar Kumaedi di hadapan mahasiswa.
Kumaedi menjelaskan, pengelolaan keuangan dalam berwirausaha harus berpegang pada prinsip kemandirian serta kemampuan mengembangkan modal usaha.
Selain itu, literasi dinilai penting untuk membentuk pola pikir yang baik. Menurutnya, hal tersebut dapat dilakukan dengan rajin membaca buku maupun berdiskusi dengan para pelaku usaha yang telah sukses.
“Semua membutuhkan proses dari awal dalam mengembangkan suatu usaha. Yang penting kemampuan dalam mengembangkan modal usaha, karena wirausaha tidak diatur oleh orang lain, harus mandiri dan fokus,” tuturnya.
Ia menambahkan, apabila mahasiswa nantinya terjun ke dunia birokrasi, maka harus mampu mengelola keuangan secara proporsional dan bertanggung jawab sesuai aturan yang berlaku. Sementara bagi yang memilih dunia usaha, harus tekun dan memegang prinsip yang telah disampaikan.
“Materi yang disampaikan sesuai dengan keilmuan dan pengalaman saya,” tutupnya.
Sementara itu, panitia Pelatihan Kewirausahaan Manajemen Mahasiswa STKIP Syekh Mansur Pandeglang, Komar, mengapresiasi materi yang disampaikan Kumaedi.
Menurutnya, materi tersebut relevan bagi kalangan milenial dan mahasiswa dalam memahami pengelolaan keuangan serta pengembangan usaha.
Hal senada disampaikan moderator kegiatan, Resti Nur Gumelar. Ia mengaku mendapatkan pengalaman berharga selama memandu kegiatan tersebut.
“Ini pengalaman bagi saya sebagai moderator kegiatan yang digelar dengan sukses. Mudah-mudahan apa yang disampaikan pemateri bisa diaplikasikan khususnya buat saya dan para peserta,” ujarnya. (Red)
PANDEGLANG, –Polres Pandeglang menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) Kasat Lantas di Aula Polres Pandeglang,…
SERANG, –Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEM) UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH)…
SERANG, –Gubernur Andra Soni mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap persoalan sampah demi menciptakan lingkungan…
PANDEGLANG, –Forum KDKMP Desa/Kelurahan Merah Putih Kabupaten Pandeglang mendesak DPRD Pandeglang segera membentuk panitia khusus…
SERANG, – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten mengakui, bahwa target penurunan…
SERANG, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten mencatat sebanyak 513 kasus kebakaran rumah terjadi…