BERITA HOT

Kebakaran Rumah di Banten Sepanjang 2025 Capai 513 Kasus, Korsleting Listrik Dominan

SERANG, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten mencatat sebanyak 513 kasus kebakaran rumah terjadi di Provinsi Banten sepanjang tahun 2025. Dari ratusan kasus tersebut, korsleting listrik dan kebocoran gas rumah tangga menjadi penyebab paling dominan.

Berdasarkan data yang diterima, Kota Tangerang menjadi wilayah dengan jumlah kebakaran rumah tertinggi yakni mencapai 195 kasus. Selanjutnya Kota Cilegon sebanyak 91 kasus, Kota Serang 84 kasus, Kabupaten Lebak 63 kasus, Kota Tangerang Selatan 61 kasus, Kabupaten Serang 14 kasus, dan Kabupaten Pandeglang 5 kasus.

Kepala Pelaksana BPBD Banten, Lutfi Mujahidin mengatakan, sebagian besar kebakaran dipicu oleh instalasi listrik yang tidak aman dan kebocoran tabung gas yang kerap diabaikan masyarakat.

“Mayoritas kasus dipicu oleh instalasi listrik yang tidak aman dan kebocoran tabung gas,” kata Lutfi kepada awak media, Rabu 13 Mei 2026.

Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada dengan melakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala, menghindari penggunaan colokan listrik bertumpuk, serta memastikan kondisi tabung gas tetap aman digunakan.

“Mari mulai lebih peduli dari rumah sendiri, dengan cara menghindari colokan bertumpuk, melakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala, serta melakukan pengecekan tabung gas secara berkala,” ungkapnya.

Selain itu, Lutfi juga menyoroti masih minimnya penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di lingkungan rumah tangga. Menurutnya, banyak warga masih mengandalkan air atau handuk basah untuk memadamkan api, padahal cara tersebut berbahaya apabila kebakaran dipicu oleh arus listrik maupun minyak.

“Oleh karna itu, sediakan APAR di rumah karena penanganan awal saat api masih kecil sangat penting agar kebakaran tidak merambat lebih luas,” ujarnya.

BPBD Banten berharap masyarakat dapat meningkatkan kesadaran terhadap langkah pencegahan kebakaran agar jumlah kasus kebakaran rumah di wilayah Banten dapat ditekan.

“Mudah-mudahan dengan langkah atau upaya itu kita dapat meminimalisir kasus kebakaran,” harapnya.

Aldo Marantika

Recent Posts

Wagub Banten Puji QRIS: Transaksi Cepat, Transparan hingga Lintas Negara

JAKARTA, – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memuji kemudahan pembayaran menggunakan Quick Response Code…

15 jam ago

Pemprov Banten Luncurkan QRIS Samling, Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah

SERANG, – Pemprov Banten meluncurkan QRIS Samling Movement untuk mempermudah masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor…

1 hari ago

Gubernur Banten Sambangi Keluarga 2 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

DEPOK, – Gubernur Banten Andra Soni menyambangi kediaman keluarga dua jurnalis yang hilang kontak saat meliput…

1 hari ago

Kapolres Lebak Takziah ke Rumah Jurnalis ANTARA yang Hilang Saat Liputan Erupsi GAK

LEBAK, – Duka menyelimuti keluarga almarhum M Bagus Khoirunas, jurnalis Kantor Berita ANTARA yang hilang…

2 hari ago

Ketum DPP KNPI Dukung Kuliah Gratis: Cetak SDM Unggul Menuju Indonesia Emas

JAKARTA, – Wacana menggratiskan pendidikan hingga perguruan tinggi mendapat dukungan dari Ketua Umum Dewan Pengurus…

2 hari ago

Bupati Pandeglang Koordinasi dengan SAR Buka Peluang Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK Arupadhatu I

PANDEGLANG, – Harapan menemukan lima jurnalis dan dua anak buah kapal (ABK) yang masih hilang…

2 hari ago