LEBAK, –DPD KNPI Kabupaten Lebak menggelar panen raya jagung di Desa Padasuka, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan pemuda terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus upaya mendorong Kabupaten Lebak menjadi lumbung pangan nasional pada 2026.

Panen raya yang mengusung tema “Pilar Kebermanfaatan Pemuda dalam Mendukung Asta Cita Lebak sebagai Lumbung Pangan Nasional 2026” itu dihadiri Ketua Umum KNPI Pusat Dr.H. Ali Hanafiah, SH,MH serta melibatkan petani muda dan kelompok tani binaan Polri.

Wakil Gubernur Banten Dr.H Achmad Dimyati Natakusumah yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi keterlibatan generasi muda di sektor pertanian. Menurut dia, kehadiran petani muda dapat menjadi contoh bagi pemuda lainnya untuk ikut mengembangkan sektor pangan.

BACA JUGA :  Nelayan Desa Cibungur Bentuk Bale Nelayan dan KUBE Nelayan

Dimyati mengatakan, penguatan sektor pertanian merupakan langkah strategis untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Jangan sampai kita impor. Lebih bagus kalau kita bisa ekspor. Apalagi jika swasembada pangan tercapai, ekonomi rakyat akan ikut tumbuh,” ujar Dimyati.

Ia menilai peningkatan produksi pertanian akan memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

IMG-20260605-WA0031-300x135 KNPI Lebak Panen Raya Jagung, Wagub Banten Ajak Pemuda Terjun ke Sektor Pertanian
Wagub Banten Dimyati Natakusumah yang didampingi Ketum KNPI Pusat Ali Hanafiah di acara Panen raya jagung di Kabupaten Lebak.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Lebak Cucu Komarudin mengatakan, panen raya kali ini merupakan panen kedua yang dilaksanakan KNPI Lebak.

Menurut dia, total lahan jagung yang dikelola KNPI Lebak mencapai 10 hektare. Adapun panen raya yang dilakukan saat ini berlangsung di lahan seluas satu hektare.

BACA JUGA :  DPRD Pandeglang Soroti Soal Honorer Siluman Lulus Seleksi PPPK Paruh Waktu 2025

“Dari lahan yang dipanen saat ini hasilnya sekitar 200 karung atau kurang lebih 10 ton jagung basah,” kata Cucu.

Cucu menjelaskan, hasil panen petani telah memiliki pasar yang jelas karena diserap oleh Perum Bulog dan sejumlah perusahaan swasta. Dengan demikian, petani tidak mengalami kesulitan dalam memasarkan hasil produksinya.

Selain mengembangkan sektor pertanian, KNPI Lebak juga menyiapkan sejumlah program pemberdayaan masyarakat. Program tersebut meliputi bantuan pendidikan bagi pemuda berprestasi, pembangunan sarana ibadah di desa-desa, serta dukungan terhadap pembangunan infrastruktur. (Red)