BERITA HOT

Kasus Dugaan Pencabulan oleh Eks ASN Dilaporkan ke Polres Lebak

LEBAK, – Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang diduga dilakukan SN (55), oknum eks Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Lebak, dilaporkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Lebak, Polda Banten, Sabtu (28/3/2026).

Laporan tersebut disampaikan oleh tim kuasa hukum korban dari Thamrin Law Firm Jakarta Barat dengan nomor perkara : LP/B/87/lll/2026/SPKT/Polres Lebak/Polda Banten.

Kuasa hukum korban, Dedi Sumbowo,SH,MH mengatakan korban berinisial MP (15), seorang siswi kelas III SMP di Kabupaten Lebak. Dugaan pencabulan disebut terjadi dua kali, yakni pada November 2025 dan Februari 2026 lalu.

“Peristiwa terjadi di rumah korban di wilayah Kecamatan Maja. Sebelumnya sempat dilaporkan, dan kini menjadi atensi Pak Kapolres Lebak,” kata Dedi Sumbowo kepada wartawan di Rangkasbitung.

Dedi menuturkan, pihaknya secara resmi telah melaporkan kasus tersebut ke Unit PPA Polres Lebak pada hari ini.

Ia juga mengungkapkan kondisi korban saat ini memprihatinkan. Korban disebut tengah hamil dan mengalami tekanan psikologis.

“Korban membutuhkan pendampingan serius, termasuk trauma healing. Kami akan berkoordinasi dengan KPAI dan  DP3AKB,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Dedi, korban juga mengaku mendapat ancaman dari terduga pelaku.
Pihaknya memastikan akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

“Kami terpanggil melihat kondisi korban yang juga berasal dari keluarga kurang mampu,” pungkasnya.

Dari informasi ibu korban, modus pelaku SN masuk kedalam rumah korban dengan cara membobol jendela rumah dan pada saat itu korban tengah tertidur di ruang tengah hingga akhir korban terbangun. Sementara itu pelaku mengancam dengan sebilah golok yang dibawanya lalu memprosoti celana korban.

Kemudian pelaku mencium bibir selama beberapa saat dan meraba-raba alat kelamin korban menggunakan tangan dan kemudian memasukan alat kelaminnya ke alat kelamin korban sampai klimaks.

Sementara pihak Polres Lebak hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan terkait kasus dugaan pencabulan tersebut. (Red)

Deni

Recent Posts

Wagub Banten Puji QRIS: Transaksi Cepat, Transparan hingga Lintas Negara

JAKARTA, – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memuji kemudahan pembayaran menggunakan Quick Response Code…

12 jam ago

Pemprov Banten Luncurkan QRIS Samling, Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah

SERANG, – Pemprov Banten meluncurkan QRIS Samling Movement untuk mempermudah masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor…

23 jam ago

Gubernur Banten Sambangi Keluarga 2 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

DEPOK, – Gubernur Banten Andra Soni menyambangi kediaman keluarga dua jurnalis yang hilang kontak saat meliput…

1 hari ago

Kapolres Lebak Takziah ke Rumah Jurnalis ANTARA yang Hilang Saat Liputan Erupsi GAK

LEBAK, – Duka menyelimuti keluarga almarhum M Bagus Khoirunas, jurnalis Kantor Berita ANTARA yang hilang…

1 hari ago

Ketum DPP KNPI Dukung Kuliah Gratis: Cetak SDM Unggul Menuju Indonesia Emas

JAKARTA, – Wacana menggratiskan pendidikan hingga perguruan tinggi mendapat dukungan dari Ketua Umum Dewan Pengurus…

1 hari ago

Bupati Pandeglang Koordinasi dengan SAR Buka Peluang Pencarian 5 Jurnalis dan 2 ABK Arupadhatu I

PANDEGLANG, – Harapan menemukan lima jurnalis dan dua anak buah kapal (ABK) yang masih hilang…

2 hari ago