BERITA HOT

Jembatan Blengbeng di Cikeusik Miring 20 Derajat, Warga dan Pelajar Takut Melintas

PANDEGLANG, – Kondisi Jembatan Blengbeng di atas Sungai Cikayang, Desa Cikeusik, Kecamatan Cikeusik, Pandeglang, kembali bikin waswas. Jembatan kayu itu kini miring sekitar 20 derajat dan dinilai membahayakan warga yang melintas, termasuk para pelajar.

Jembatan ini sempat ambruk pada 2022 dan membuat dua warga terjatuh ke sungai bersama motornya. Sejak itu, warga bersama kepala desa, TNI, dan Polri sudah lima kali melakukan perbaikan darurat secara swadaya. Namun karena material seadanya, kerusakan terus berulang.

Pantauan di lapangan, sejumlah bagian jembatan kini kembali bermasalah. Paku-paku mulai muncul ke permukaan, papan kayu melengkung, dan kondisi makin licin saat hujan. Anak-anak sekolah yang saban hari melintas menjadi pihak paling terdampak.

Danramil 0116/Cikeusik, Kapten Inf Purgiarto, mengatakan kondisi jembatan sudah memakan korban. Pada Mei 2025, seorang warga dilaporkan terjatuh dan harus mendapat 17 jahitan.

“Ini miris. Kalau jembatan sampai putus total, warga harus memutar 2,5 kilometer lewat jalan licin berbatu. Itu berbahaya, apalagi untuk anak sekolah,” ungkap Purgiarto kepada media, Minggu (07/12/2025).

Ia juga mengimbau orang tua untuk mendampingi anak-anak saat melintas di jembatan tersebut.

Warga: Trauma, Apalagi Saat Hujan

Rudi, salah satu warga, membenarkan bahwa perbaikan darurat sudah dilakukan berkali-kali lewat gotong-royong bersama TNI, Polri, dan perangkat desa. Meski begitu, jembatan tetap rusak karena tidak memiliki struktur permanen.

“Banyak warga trauma, apalagi saat hujan. Jembatan licin dan rawan bikin terpeleset. Kami berharap pemerintah segera bangun jembatan permanen supaya anak sekolah aman dan aktivitas warga lancar,” kata Rudi.

Sani, seorang siswi setempat, mengaku takut melintas di jembatan tersebut.

“Sudah banyak teman yang terpeleset. Kalau hujan, lebih bahaya lagi. Saya sering terpaksa memutar jauh untuk ke sekolah. Semoga cepat dibangun jembatan permanen,” ujarnya.

Masyarakat Desa Cikeusik mendesak pemerintah daerah segera turun tangan membangun jembatan permanen. Jembatan Blengbeng disebut menjadi akses vital warga untuk bersekolah, bertani, hingga bekerja. (Red)

Deni

Recent Posts

Pemprov Banten Percepat Proyek PSEL, Dapat Dukungan di Pandeglang

PANDEGLANG, –Pemerintah Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Andra Soni mempercepat realisasi proyek Pengolahan Sampah…

5 jam ago

Korban Tewas Kecelakaan di Pandeglang Bertambah Jadi Dua Orang

PANDEGLANG, –Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan mobil Kijang Innova yang dikemudikan Kepala Dinas Penanaman…

22 jam ago

MBG 3B Diyakini Tekan Stunting, Negara Hadir Jaga Gizi Ibu dan Balita

LEBAK, –Langkah pemerintah lewat program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B makin digenjot. Program ini menyasar…

23 jam ago

Pengcab Percasi Pandeglang Apresiasi Cabor Catur di O2SN, Disiapkan untuk POPDA

PANDEGLANG, –Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kabupaten Pandeglang mengapresiasi pelaksanaan cabang olahraga catur…

1 hari ago

Pesan Haru Ayah Korban Innova Maut Pandeglang: Jangan Paksakan Berkendara Jika Sakit

PANDEGLANG, –Kecelakaan tragis terjadi di depan SDN Sukaratu 5, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/4/2026)…

1 hari ago

Fraksi PKB DPRD Banten: Buruh Kunci Majukan Industri dan Ekonomi

SERANG, –Peran buruh dinilai tak bisa dipandang sebelah mata. Fraksi PKB DPRD Banten menegaskan, buruh…

2 hari ago