bantenonline.com – Akses menuju Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang Selatan terus ditata. Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) mulai mengerjakan pelebaran Jalan Maruga Raya pada segmen yang menjadi akses penting menuju kawasan perkantoran pemerintahan.

Pelebaran Jalan Maruga Raya dilakukan untuk menyesuaikan kapasitas jalan dengan aktivitas masyarakat yang terus berkembang di sekitar Puspem Tangsel. Ruas yang sebelumnya memiliki lebar sekitar 8 meter kini disiapkan menjadi sekitar 22,5 meter.

Pekerjaan tersebut mencakup ruas sepanjang kurang lebih 200 meter, mulai dari barisan ruko terakhir hingga kawasan SDN Serua. Dengan pelebaran ini, ruang kendaraan di Jalan Maruga Raya akan menjadi lebih luas sehingga akses menuju kawasan Puspem diharapkan semakin nyaman.

Kepala Dinas SDABMBK Kota Tangerang Selatan, Robbi Cahyadi, ST., MT., mengatakan pelebaran Jalan Maruga Raya bukan semata-mata pekerjaan fisik, tetapi bagian dari upaya meningkatkan kualitas akses masyarakat menuju pusat pelayanan pemerintahan.

“Jalan Maruga Raya menjadi akses utama bagi masyarakat yang datang ke kantor wali kota dan kompleks perkantoran lainnya. Kemacetan yang terjadi di sini bukan hanya mengganggu waktu tempuh, tetapi juga menurunkan kualitas pelayanan publik. Dengan pelebaran ini, kami ingin memastikan masyarakat nyaman dan lancar saat mengurus kebutuhan administrasi di pusat kota,” ujar Robbi dalam keterangannya, ditulis pada Selasa (29/9/2026).

BACA JUGA :  Warga Taktakan Blokade Truk Sampah dari Tangsel ke TPA Cilowong

Untuk pelebaran ruas tersebut, Pemkot Tangerang Selatan menyiapkan anggaran sekitar Rp5 miliar. Sementara itu, keseluruhan nilai kontrak paket pekerjaan mencapai sekitar Rp16 miliar dan mencakup pekerjaan pengaspalan di sejumlah ruas jalan lainnya.

Pekerjaan tidak hanya menyentuh badan jalan. Proyek ini juga mencakup pembangunan saluran air di sisi jalan serta pengaspalan area depan kawasan Waskito.

Lahan yang Sudah Dibebaskan Langsung Ditata

Kepala Bidang Bina Marga Dinas SDABMBK, Ahmad Fatulloh, menjelaskan bahwa pelebaran Jalan Maruga Raya sekaligus menjadi langkah untuk mengoptimalkan lahan yang sebelumnya telah dibebaskan bagi kebutuhan pembangunan jalan.

“Kami tidak ingin setelah lahan dibebaskan, muncul bangunan-bangunan liar yang justru akan menyulitkan proses pembangunan. Maka dari itu, kami segera merealisasikan pelebaran agar lahan tertata dengan baik dan fungsinya jelas sebagai ruas jalan publik,” jelas Ahmad.

Pekerjaan fisik dimulai pada awal September 2026. Pengecoran beton ditargetkan rampung pada akhir Oktober, kemudian dilanjutkan dengan pengaspalan yang ditargetkan selesai pada November 2026.

BACA JUGA :  Sambut Arus Mudik Lebaran 2026, Pemprov Banten Prioritaskan 6 Ruas Jalan ke Jalur Wisata

Selama proses pembangunan, akses jalan lama tetap diupayakan terbuka. Pemkot Tangsel mengerjakan pelebaran pada sisi lahan yang tersedia sehingga masyarakat masih dapat menggunakan ruas jalan eksisting untuk menuju kawasan Puspem.

“Kami pahami masyarakat tetap membutuhkan akses ke pusat pemerintahan. Makanya kami upayakan pekerjaan tidak menghambat aktivitas warga. Jalan lama tetap kami fungsikan, sementara pelebaran kami kerjakan di sisi yang masih kosong,” tambah Ahmad.

Dukung Aktivitas di Kawasan Puspem Tangsel

Jalan Maruga Raya memiliki peran penting karena menjadi salah satu jalur menuju kawasan Puspem Tangsel. Seiring bertambahnya aktivitas di pusat pemerintahan, kebutuhan terhadap akses jalan yang lebih memadai ikut meningkat.

Pelebaran dari sekitar 8 meter menjadi 22,5 meter akan memberikan ruang yang lebih besar bagi kendaraan. Penataan tersebut juga diharapkan membantu kelancaran pergerakan masyarakat yang datang ke kantor wali kota maupun kompleks perkantoran di sekitarnya.

Infrastruktur jalan yang lebih luas juga menjadi bagian dari penataan kawasan Puspem Tangsel secara keseluruhan. Pemerintah menyiapkan akses yang dapat mengikuti perkembangan aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik.

BACA JUGA :  Warga Kampung Bojong Kapunah Gelar Upacara HUT Kemerdekaan ke-80

Ahmad mengajak masyarakat, pengguna jalan, serta seluruh pihak yang beraktivitas di sekitar Puspem untuk ikut menjaga kelancaran pembangunan.

“Kami mengerjakan ini untuk kepentingan publik. Masyarakat, pengguna jalan, dan para pemangku kepentingan di kawasan Puspem kami harapkan dapat mendukung kelancaran proyek ini. Mari kita rawat bersama hasil pembangunan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Pelebaran Jalan Maruga Raya menjadi salah satu langkah Pemkot Tangerang Selatan dalam memperkuat akses menuju Puspem. Jalan yang sebelumnya terasa terbatas kini disiapkan memiliki ruang yang lebih luas untuk menunjang mobilitas masyarakat.

Dengan lebar jalan yang nantinya mencapai sekitar 22,5 meter, akses menuju kawasan pemerintahan diharapkan menjadi lebih nyaman dan tertata. Pembangunan ini sekaligus diarahkan untuk mendukung aktivitas pelayanan publik yang semakin berkembang di Puspem Tangsel.

Bagi masyarakat yang setiap hari melintas di kawasan tersebut, pelebaran Jalan Maruga Raya diharapkan memberi perubahan nyata pada akses menuju pusat pemerintahan. Infrastruktur yang lebih memadai menjadi bagian penting dalam menciptakan konektivitas kawasan yang semakin mendukung aktivitas warga.