LEBAK, –Sejumlah ruas jalan di pusat Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, dilaporkan mengalami kerusakan parah dan dipenuhi lubang. Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan serta meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Hal itu disampaikan Tabrani selaku Bidang Hukum dan Politik Badan Pemantauan Pembangunan Provinsi Banten (BP3B), Minggu (15/2/2026).
Tabrani mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kerusakan ditemukan di beberapa titik wilayah pusat kota Kabupaten Lebak. Namun, pihaknya belum memastikan status kewenangan ruas-ruas jalan tersebut, apakah menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, atau pemerintah pusat.
“Kami menerima banyak keluhan dan aspirasi masyarakat terkait buruknya infrastruktur jalan perkotaan di Kabupaten Lebak. Masyarakat mendesak agar pemerintah segera merealisasikan pembangunan jalan dengan kualitas dan kuantitas sesuai RAB agar tahan lama. Jangan sampai baru beberapa bulan dibangun sudah kembali rusak,” tutur Tabrani.
Menurut dia, bukan hanya jalan di pelosok kecamatan yang kondisinya memprihatinkan dan minim pengawasan. Di wilayah pusat kota pun, lanjutnya, masih banyak ruas jalan yang rusak dan dalam beberapa tahun terakhir belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
Beberapa titik yang disoroti antara lain ruas Jalan Pandeglang–Warunggunung hingga Terminal Mandala yang mengalami kerusakan dan berlubang. Selain itu, ruas Terminal Mandala–Pertigaan Rancagawe hingga Cimarga arah Leuwidamar menuju kawasan wisata Baduy juga dilaporkan rusak berat.
“Sepengetahuan kami, ruas jalan Leuwidamar mulai Desa Aweh hingga Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, sudah rusak parah sejak kepemimpinan sebelumnya dan sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan,” katanya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Lebak segera melakukan perbaikan terhadap infrastruktur jalan yang rusak tersebut.
“Jangan menunggu ada korban kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang rusak. Pemkab Lebak dan Pemprov Banten harus bersinergi untuk melakukan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Lebak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan terkait kondisi infrastruktur jalan tersebut. (Red)
PANDEGLANG, –Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Huda, Pasirkalapa, Kelurahan Kabayan, Kabupaten Pandeglang, menggelar Haflah Akhirussanah atau…
PANDEGLANG, – Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pandeglang, M Habibi Arafat, mendukung penuh langkah Kejaksaan…
PANDEGLANG, –Petani di Desa Pasirpeuteuy, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, mengeluhkan anjloknya harga jual hasil pertanian…
PANDEGLANG, –Panitia Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PPP Kabupaten Pandeglang menggelar rapat finalisasi guna mematangkan seluruh…
PANDEGLANG, –Proyek pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banten Paket 1 di Kabupaten Pandeglang senilai…
CILEGON, –Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan olahraga catur tidak hanya mengasah kemampuan berpikir,…