SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 sebagai langkah strategis untuk menjaring masukan dalam penyempurnaan prioritas pembangunan daerah.
Menurut Andra, melalui forum ini perencanaan pembangunan diharapkan lebih presisi, terarah, serta mampu mengakomodasi aspirasi masyarakat secara efektif.
Hal itu disampaikan Andra Soni saat membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027 di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Selasa (16/12/2025).
“Ini penting, bahwa program-program itu direncanakan jauh-jauh hari dari awal sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2025 tentang RPJMD Tahun 2025-2029,” kata Andra.
Andra menjelaskan, dalam rancangan awal RKPD tersebut dibahas tema pembangunan dan program prioritas yang akan menjadi fokus Pemerintah Provinsi Banten. Ia menekankan, forum konsultasi publik bukan hanya sebagai wadah penjaringan aspirasi, tetapi juga sarana koordinasi terpadu antara Pemprov Banten dengan pemerintah kabupaten/kota, pemangku kepentingan, serta instansi vertikal.
“Nanti ada lanjutan forum konsultasi publik lainnya dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang),” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim mengapresiasi pelaksanaan forum konsultasi publik yang digelar pada akhir tahun 2025 ini. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan perencanaan program pembangunan sejak awal.
“Ini salah satu langkah maju untuk penguatan perencanaan program ke depan. Pak Gubernur juga memberikan ruang sinergitas dengan kabupaten dan kota sampai ke tingkat Musrenbang,” kata Fahmi.
Fahmi menilai forum ini krusial untuk memastikan kebutuhan masyarakat benar-benar terakomodasi dalam dokumen perencanaan daerah.
“Ini bentuk bahwa aspirasi pembangunan 2027 betul-betul yang dibutuhkan dan dirasakan masyarakat, termasuk mensinergikan dan mendorong Asta Cita Presiden,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi dalam laporannya menyampaikan, forum konsultasi publik digelar untuk menghimpun masukan dan saran, serta mengidentifikasi permasalahan dan isu strategis dalam program prioritas pembangunan daerah.

Forum ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan DPRD, bupati dan wali kota se-Provinsi Banten, sekretaris daerah kabupaten/kota, perwakilan pemerintah pusat dan instansi vertikal, staf ahli gubernur, asisten daerah, kepala OPD, tokoh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, serta perwakilan media massa. (Red)

