TANGERANG, – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemprov Banten untuk membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas korupsi. Ia menyebut korupsi sebagai ancaman serius bagi kesejahteraan masyarakat, pembangunan, hingga masa depan generasi muda.
Hal itu disampaikan Andra Soni saat Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 tingkat Provinsi Banten di SMAN 1 Kabupaten Tangerang, Kamis (27/11/2025).
“Selaras dengan visi Pemprov Banten, kita ingin mewujudkan Banten maju, adil merata, tidak korupsi,” ungkap Andra.
Perkuat Tata Kelola dan Sinergi APIP–KPK
Andra menekankan korupsi merusak kepercayaan publik, menghambat layanan, dan memperlebar kesenjangan sosial. Karena itu, ia menginstruksikan seluruh aparatur Pemprov Banten memperkuat tata kelola dan menekan potensi tindak korupsi.

Ia meminta peningkatan sistem monitoring controlling surveillance for prevention (MCSP) serta memperkuat sinergi antara Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan Tim Korsup KPK.
“Meningkatkan sinergi APIP dengan Tim Korsup KPK menjadi penting untuk memperkuat integritas sistem pemerintahan daerah,” tegasnya.
Sekolah Harus Jadi Zona Antikorupsi
Dalam acara itu, Andra juga mengingatkan para guru dan tenaga pendidik agar menjadikan sekolah sebagai ekosistem antikorupsi, bebas pungutan liar, gratifikasi, maupun penyalahgunaan wewenang.
“Sekolah harus menjadi zona integritas, tempat anak-anak merasa aman dan melihat contoh nyata budaya antikorupsi,” jelasnya.

Ia mengajak para pendidik dan pelajar menjadi generasi antikorupsi.
“Berani berkata benar, berani menolak kecurangan. Jangan normalisasi perbuatan yang salah,” katanya.
Capaian MCSP dan Pengukuhan Forum Penyuluh
Kepala Sekretariat KPK, Guntur Kusmeiyano, mengapresiasi capaian MCSP Pemprov Banten yang meraih nilai 93. Ia juga memuji Forum Penyuluh Antikorupsi dan Forum Ahli Pembangun Integritas yang kini mencapai 507 orang dan telah menjangkau 120 ribu peserta penyuluhan.

Plt Inspektur Daerah Banten, Sitti Ma’ani Nina, menyebut SMAN 1 Kabupaten Tangerang dipilih menjadi lokasi acara karena sudah berpredikat Zona Integritas WBK dan menuju WBBM.
Dalam kegiatan Hakordia 2025, Andra Soni turut mengukuhkan Forum Penyuluh Antikorupsi dan Ahli Pembangun Integritas masa bakti 2025–2028.
Ia juga menyerahkan piagam predikat Zona Integritas WBK menuju WBBM dari KemenPAN-RB kepada SMAN 1 Kabupaten Tangerang, serta penghargaan Desa Antikorupsi kepada Desa Sumur Bandung (Lebak), Desa Legok (Tangerang), dan Desa Cikande Permai (Serang).
Acara ditutup dengan peluncuran buku zona integritas berjudul “Melangkah Bersama dalam Integritas.” (adv)



