SERANG, – Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi prestasi siswa SMAN 1 Kota Serang yang meraih Juara I Lomba Cerdas Cermat Tingkat Nasional yang diselenggarakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Apresiasi itu disampaikan saat menerima para siswa di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Selasa (13/1/2026).
Lomba cerdas cermat tersebut digelar dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 BPK RI dengan tema BPK Muda.
Dalam kesempatan itu, Andra Soni menyatakan kebanggaannya atas capaian siswa SMAN 1 Kota Serang yang dinilai mampu mengharumkan nama Provinsi Banten di tingkat nasional. Ia menegaskan, prestasi tersebut harus menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain, baik negeri maupun swasta.
“Oleh karena itu, saya sudah memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar kegiatan penggalian potensi seperti lomba cerdas cermat kembali digiatkan,” ungkap Andra Soni.
Gubernur menilai, kompetisi akademik menjadi sarana penting untuk menumbuhkan semangat belajar sekaligus meningkatkan mutu pendidikan di Banten. Ia juga berpesan agar para siswa terus belajar dan berjuang meraih cita-cita melalui pendidikan tinggi.
“Tadi saya tanya, ada yang bercita-cita melanjutkan ke UI, STAN, dan Teknik Sipil ITB,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Jamaluddin menyatakan, prestasi siswa SMAN 1 Kota Serang patut dijadikan teladan. Pihaknya berkomitmen untuk kembali menggiatkan berbagai kompetisi akademik, termasuk bagi para guru.
“Kami akan menggiatkan kembali lomba-lomba, termasuk kompetisi untuk guru,” ujar Jamaluddin.
Tim SMAN 1 Kota Serang yang terdiri dari Raden Kansa Kayana Regita Putri, Kezy Camilla, dan Daniel Felix Ciano berhasil menyisihkan 1.744 sekolah dari seluruh Indonesia. Pada babak final di Auditorium Kantor Pusat BPK RI, Jakarta, Kamis (8/1/2026), mereka unggul atas lima finalis lainnya.
Perwakilan tim, Raden Kansa Kayana Regita Putri, mengatakan informasi lomba diperoleh melalui media sosial dan kemudian disampaikan kepada guru. Meski sempat pesimis karena harus bersaing dengan ribuan sekolah, dukungan guru dan orang tua menjadi penyemangat.
“Persaingan ketat sejak sesi awal, tetapi kami unggul di sesi adu cepat dan berhasil mempertahankan poin hingga akhir lomba,” tutur Kansa. (Red)



