SERANG, –Gubernur Banten Andra Soni menerima audiensi Pengurus Besar (PB) Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) di Ruang Kerja Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Kamis (25/6/2026). Pertemuan itu membahas rencana pelaksanaan Kongres Nasional SEMMI ke-IX yang akan digelar di Provinsi Banten.
Andra menyambut baik rencana penyelenggaraan kongres tersebut. Menurutnya, organisasi kemahasiswaan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah melalui gagasan, inovasi, dan partisipasi aktif di tengah masyarakat.
Ia menegaskan mahasiswa merupakan bagian penting dari kekuatan pembangunan bangsa. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan mahasiswa perlu terus diperkuat untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan, khususnya di Banten.
“Kehadiran mahasiswa sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah. Kolaborasi dengan pemerintah perlu diperkuat agar berbagai tantangan pembangunan dapat dijawab bersama,” kata Andra.
Sementara itu, Ketua Umum PB SEMMI Bintang Wahyu Saputra mengatakan Kongres Nasional SEMMI ke-IX direncanakan berlangsung di Tangerang pada 21-24 Juli 2026.
Menurut Bintang, Banten dipilih sebagai tuan rumah karena dinilai mengalami perkembangan pembangunan yang positif serta memiliki posisi strategis sebagai daerah penyangga Jakarta.
“Karena kita melihat, pertama, Banten sudah menjadi lebih baik. Tentunya dalam hal pemerataan itu juga sudah diakui melalui penghargaan Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya.
Selain itu, kata Bintang, Banten memiliki nilai historis yang erat dengan perjalanan Serikat Islam yang menjadi bagian dari akar sejarah organisasi SEMMI.
“Dan di sisi lain ada sejarah dari Serikat Islam di Banten. Alasannya historis,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bintang juga mengapresiasi Program Sekolah Gratis yang dijalankan Pemerintah Provinsi Banten. Ia menilai kebijakan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi bonus demografi.
“Itu sudah sangat baik sekali, karena memang awalnya dari pendidikan. Banten ini sudah memulai untuk bagaimana menuju Banten ke depan,” ungkapnya.
Menurutnya, Banten menjadi salah satu provinsi yang cukup siap menghadapi bonus demografi karena menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas pembangunan.
“Banten adalah salah satu provinsi yang paling siap, saya lihat, dengan memprioritaskan pendidikan,” ujarnya.
Ia juga menilai visi pembangunan yang dijalankan Andra Soni memberikan perhatian besar terhadap kemajuan pendidikan sebagai fondasi pembangunan daerah.
“Saya melihat visi Pak Gubernur ini untuk Banten maju itu sudah sangat luar biasa, khususnya dalam memajukan dunia pendidikan,” pungkasnya. (Red)


