SERANG, – Komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam memperkuat ekosistem penyiaran publik mendapat apresiasi. Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah menerima Anugerah Tokoh Peduli Penyiaran dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Banten.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Ubaidillah, didampingi Ketua KPID Provinsi Banten Haris H. Witharja, dalam Malam Anugerah Penyiaran KPID Provinsi Banten yang digelar di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (29/12/2025).
Selain Gubernur dan Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Deden Apriandhi juga menerima penghargaan sebagai Tokoh Pendukung Penyiaran. Penghargaan itu diberikan atas perannya yang dinilai koordinatif dan konsisten dalam mendukung penguatan ekosistem penyiaran di Banten.
Andra Soni menegaskan, lembaga penyiaran memiliki peran strategis sebagai pilar demokrasi, khususnya dalam menyediakan informasi yang variatif, berimbang, dan edukatif bagi masyarakat.
Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi media sosial, peran radio dan televisi tetap relevan.
“Penyiaran menjadi penyeimbang dominasi informasi di media sosial. Melalui lembaga penyiaran, masyarakat mendapatkan informasi yang lebih berimbang, terverifikasi, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Andra Soni.
Ia berharap industri penyiaran di Banten terus berkembang dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan program dan capaian pembangunan kepada masyarakat.
“Media memiliki fungsi kontrol sosial melalui kritik yang membangun, sekaligus mempublikasikan program dan kinerja pemerintah. Ini penting untuk menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.
Andra Soni juga mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan dunia penyiaran sebagai ruang dialektika yang sehat. Keterbukaan informasi, kata dia, akan mendorong lahirnya masukan konstruktif bagi perbaikan pelayanan publik.
Sementara itu, Ketua KPI Pusat Ubaidillah menyampaikan bahwa sinergi antarlembaga menjadi kunci dalam membangun ekosistem penyiaran yang sehat dan berpihak pada kepentingan publik. Ia menilai Provinsi Banten memiliki potensi besar dalam peta penyiaran nasional.
“Dukungan dan kepedulian tokoh daerah sangat menentukan melalui kebijakan yang sinergis dan komitmen yang berkelanjutan,” jelasnya.
Ketua KPID Provinsi Banten Haris H. Witharja menambahkan, penganugerahan ini merupakan bentuk apresiasi atas dukungan nyata pimpinan daerah dalam mendorong terwujudnya penyiaran yang sehat di Banten.
“Sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi fondasi penting bagi penguatan peran penyiaran sebagai sarana informasi, edukasi, dan pembangunan daerah,” pungkas Haris. (Red)

