EDUKASI

Dongkrak PAD, Kabupaten Pandeglang Butuh Strategi Pengembangan Wisata

PANDEGLANG, –Wakil Ketua DPRD Pandeglang Dadi Rajadi dari Fraksi NasDem bersama anggota dewan Riza Juli dari Fraksi Golkar membahas potensi sektor pariwisata di daerah tersebut.

Pengembangan pariwisata dinilai menjadi langkah strategis untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kabupaten Pandeglang memiliki potensi besar, mulai dari wisata alam, budaya hingga religi. Namun, potensi itu perlu dikelola optimal agar memberi dampak ekonomi signifikan.

Dadi Rajadi mengatakan, langkah awal yang perlu dilakukan adalah pemetaan potensi wisata secara menyeluruh. Menurutnya, hal ini penting untuk menentukan destinasi unggulan yang layak diprioritaskan.

“Pemetaan ini jadi dasar agar pengembangan wisata lebih terarah,” ujar Dadi Rajadi kepada wartawan, Rabu (22/4/2026).

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat agar pengelolaan sektor pariwisata berjalan berkelanjutan.

Selain itu, infrastruktur menjadi faktor kunci. Akses jalan, fasilitas umum, hingga sarana pendukung seperti parkir, toilet, dan pusat informasi wisata harus diperhatikan.

“Kalau infrastrukturnya kurang, wisatawan juga akan berpikir dua kali untuk datang,” katanya.

Sementara itu, Riza Juli menyoroti pentingnya promosi berbasis digital. Ia mendorong pemerintah daerah memanfaatkan media sosial, website resmi, serta kolaborasi dengan influencer untuk menjangkau pasar lebih luas.

“Promosi yang tepat bisa meningkatkan jumlah kunjungan secara signifikan,” ucapnya.

Tak hanya itu, pengembangan sumber daya manusia (SDM) juga dinilai penting. Masyarakat sekitar destinasi perlu dibekali pelatihan pelayanan, pengelolaan usaha wisata, hingga pengembangan produk lokal.

Dengan begitu, masyarakat dapat menjadi pelaku utama yang merasakan langsung manfaat ekonomi dari sektor pariwisata.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga diminta menghadirkan regulasi yang mendukung investasi. Kemudahan perizinan, insentif, dan kepastian hukum dinilai mampu menarik investor.

Dengan berbagai langkah tersebut, sektor pariwisata di Pandeglang diharapkan berkembang optimal. Peningkatan kunjungan wisatawan akan berdampak pada kenaikan PAD, baik dari retribusi, pajak, maupun pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pada akhirnya, keberhasilan pariwisata tak hanya diukur dari PAD, tetapi juga kesejahteraan masyarakat serta kelestarian lingkungan dan budaya daerah. (Red)

Deni

Recent Posts

Endan Umar, ASN Humanis yang Jadi Perekat Wartawan dan DPRD, Kini Hijrah ke Kementerian Haji

PANDEGLANG, – Ada masa untuk bertugas, ada masa untuk melangkah ke tempat baru. Prinsip itulah…

6 menit ago

Operasi Patuh Maung 2026 Dimulai Besok, Enam Pelanggaran Dibidik!

PANDEGLANG, – Siap-siap! Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang, Polda Banten, bakal menggelar Operasi Patuh…

13 jam ago

Andra Soni Dukung Pelestarian Baduy, 70 Ribu Bibit Pohon Ditanam

LEBAK, – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam menjaga kelestarian…

15 jam ago

Angka Kematian Bayi di Lebak Capai 149 Kasus Sepanjang 2026

LEBAK, – Angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Lebak, Banten, mencapai 149 kasus sepanjang 2026.…

20 jam ago

PUB Guyur Baduy 70 Ribu Bibit, Tanah Ulayat Makin Sempit!

LEBAK, – Kepedulian terhadap masyarakat adat Baduy tak cukup hanya lewat kata-kata. Paguyuban Urang Banten…

21 jam ago

Jalan Rusak Makan Korban, Golkar dan Warga Cisata Siap Turun Tangan!

PANDEGLANG, – Tak ingin kerusakan jalan terus memakan korban, Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Cisata…

2 hari ago