BERITA HOT

Dari Pesantren ke Kursi Ketua DPRD, Ini Jejak Politik Agus Umam

PANDEGLANG, –Tb H Agus Khotibul Umam, M.Pd atau yang akrab disapa Agus Umam kini dipercaya memimpin DPRD Kabupaten Pandeglang periode 2025-2030. Politikus Partai Golkar itu juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pandeglang.

Lahir di Kampung Jaha Masjid, Desa Sukamaju, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada 9 Agustus 1979, Agus Umam tumbuh di lingkungan pesantren. Ia merupakan putra KH Tb A Rafe’i Ali, pengasuh Pondok Pesantren Annizhomiyyah sekaligus tokoh Partai Golkar di Pandeglang.

Tb.H.Agus Khotibul Umam saat bersama  Gubernur Lemhannas RI di ruang kerjanya.

Pendidikan dasarnya ditempuh di SDN Labuan 1. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Islam Cipasung Tasikmalaya dan SMAN 1 Pandeglang. Setelah itu, Agus Umam menempuh pendidikan tinggi di STF Driyarkara Jakarta dan STAI Al-Aqidah, serta menyelesaikan program pascasarjana di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Sebelum terjun ke dunia politik, Agus Umam lebih dulu mengabdikan diri di dunia pendidikan. Ia pernah menjadi guru, kepala Madrasah Aliyah Annizhomiyyah, serta aktif membantu pengelolaan pondok pesantren dan pembinaan santri.

Karier politik Agus Umam dimulai pada Pemilu Legislatif 2019. Saat itu, ia berhasil terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Pandeglang dari Daerah Pemilihan V yang meliputi Kecamatan Sukaresmi, Patia, Pagelaran, Labuan, dan Carita dengan perolehan 2.992 suara.

Tb.Agus Khotibul Umam saat bersama Gubernur Banten Andra Soni.

Selama menjabat anggota DPRD, Agus Umam dipercaya memimpin Komisi IV DPRD Pandeglang. Pada Pemilu 2024, ia kembali meraih kepercayaan masyarakat untuk periode kedua. Partai Golkar kemudian memberikan mandat kepadanya untuk menduduki kursi Ketua DPRD Kabupaten Pandeglang periode 2025-2030.

“Bagi saya, jabatan adalah amanah dan kepercayaan dari rakyat serta partai yang telah membesarkan saya. Amanah itu harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Mohon doa agar saya dapat menjalankannya dengan baik,” kata Agus Umam saat berbincang dengan Bantenonline.com, Rabu (10/6/2026).

Menurut Agus Umam, pembangunan daerah membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk menjaga kondusivitas dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan Pandeglang.

“Kita ingin Pandeglang semakin maju dan berkembang. Mari kita jaga kondusivitas daerah untuk menata masa depan yang lebih baik. Semua membutuhkan proses dan kerja nyata demi mewujudkan pembangunan yang adil dan merata,” ujarnya.

Adik kandung Gubernur Lemhannas RI, Tb H Ace Hasan Syadzily, itu menegaskan dirinya masih harus terus belajar dalam menjalankan amanah yang diberikan masyarakat.

“Semua punya kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin. Saya pun masih harus banyak belajar dan membutuhkan dukungan dari semua pihak. Kita harus bergandengan tangan menuju masyarakat Pandeglang yang maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya. (Red)

Deni

Recent Posts

Ketum KNPI Serukan Pemuda Kompak Dukung Prabowo, Ancam Anarkis Saat Sumpah Pemuda Ditindak Tegas

JAKARTA, – Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Dr. H. Ali Hanafiah, SE.,…

4 jam ago

Hotel Tentrem Jakarta Gelar ASMARANALA Wedding Showcase, Hadirkan 35 Vendor dan Hadiah Bulan Madu

bantenonline.com - Merencanakan pernikahan bukan sekadar menentukan lokasi dan dekorasi. Ada banyak detail yang perlu…

1 hari ago

Endan Umar, ASN Humanis yang Jadi Perekat Wartawan dan DPRD, Kini Hijrah ke Kementerian Haji

PANDEGLANG, – Ada masa untuk bertugas, ada masa untuk melangkah ke tempat baru. Prinsip itulah…

2 hari ago

Operasi Patuh Maung 2026 Dimulai Besok, Enam Pelanggaran Dibidik!

PANDEGLANG, – Siap-siap! Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang, Polda Banten, bakal menggelar Operasi Patuh…

2 hari ago

Andra Soni Dukung Pelestarian Baduy, 70 Ribu Bibit Pohon Ditanam

LEBAK, – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam menjaga kelestarian…

2 hari ago

Angka Kematian Bayi di Lebak Capai 149 Kasus Sepanjang 2026

LEBAK, – Angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Lebak, Banten, mencapai 149 kasus sepanjang 2026.…

2 hari ago