LEBAK, – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Provinsi Banten menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Ponpes Al Idrus, Rancagawe, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Sabtu (22/11/2025). Kegiatan ini bertepatan dengan agenda kunjungan wali santri sehingga diserbu masyarakat dan keluarga santri.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Harga DKP Banten, Abdul Haris SE, MM, mengatakan GPM terus digencarkan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama menjelang hari besar keagamaan dan nasional. GPM sengaja digelar akhir pekan agar warga sekitar lebih mudah hadir, ditambah informasi kegiatan telah disebar lewat spanduk di jalan raya.

“Selain untuk masyarakat, GPM juga kami hadirkan untuk membantu para santri. Ponpes Al Idrus yang bercorak salafi memiliki banyak santri yang membutuhkan akses pangan terjangkau,” ujar Abdul Haris kepada media, Senin (24/11/2025).

BACA JUGA :  Gubernur Andra Soni Buka Kita Indonesia RRI Fest 2025: Banten Kaya Sejarah dan Peradaban

Ia menjelaskan, pelaksanaan GPM di Banten menggunakan anggaran Dekonsentrasi Badan Pangan Nasional. Tahun ini, Banten mendapat relaksasi pelaksanaan GPM sebanyak dua kali, dengan melibatkan pelaku usaha pangan serta pemangku kepentingan lainnya.

“Beragam komoditas dijual di bawah harga pasar, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah, hingga cabai merah,” terangnya.

DKP berharap GPM mampu membantu masyarakat mendapatkan pangan murah, menjaga stabilitas harga, sekaligus menekan inflasi pangan.

“Program ini juga dinilai memberi manfaat bagi petani dan pedagang karena memperluas akses pasar serta menggerakkan ekonomi daerah,” tutupnya. (Red)