PANDEGLANG, – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pandeglang mencatat telah menerbitkan 5.282 kartu kuning (AK-1) atau kartu pencari kerja sepanjang 2025. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat yang tengah mencari pekerjaan.
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Pandeglang, Agus Suryana, mengatakan pelayanan penerbitan AK-1 dilakukan di dua lokasi, yakni kantor Disnakertrans dan Mal Pelayanan Publik (MPP) Pandeglang.
“Dari Januari sampai bulan ini, tercatat sekitar 5.282 kartu kuning yang diterbitkan. Ini menunjukkan masih banyak masyarakat yang membutuhkan kartu pencaker,” ujar Agus kepada media, Senin (24/11/2025).
Agus menjelaskan permohonan kartu kuning biasanya melonjak pada periode setelah kelulusan SMA/SMK. Lulusan baru umumnya langsung mengurus AK-1 sebagai syarat melamar pekerjaan, baik di dalam maupun luar daerah. “Biasanya bulan Juli ramai sekali karena pas masa kelulusan,” katanya.
Ia menambahkan, sebagian besar pencari kerja memilih melamar ke luar Pandeglang, seperti kawasan industri Serang, Cikande, dan Cilegon, karena terbatasnya jumlah perusahaan di daerah tersebut. “Kalau perusahaan di Pandeglang memang masih sedikit. Makanya banyak yang melamar ke luar daerah,” ujarnya.
Menurut Agus, situasi ekonomi yang belum stabil juga membuat banyak perusahaan melakukan efisiensi sehingga jumlah lowongan kerja semakin berkurang. “Persaingan makin ketat. Pelamar banyak, tapi lowongannya sedikit,” katanya.
Saat ini, rata-rata sekitar 50 kartu kuning diterbitkan setiap hari dari dua titik layanan. Ia memastikan proses pembuatan AK-1 berlangsung cepat selama pemohon melengkapi dokumen persyaratan.
“Pelayanan kami maksimal dan humanis. Prosesnya juga tidak lama selama persyaratan lengkap,” ujarnya.
Adapun syarat pembuatan AK-1 meliputi KTP, ijazah terakhir, pas foto, dan pengisian formulir data pencari kerja. Agus berharap layanan Disnakertrans dapat terus membantu masyarakat memperoleh administrasi yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja. (Red)



