GAYA HIDUP

Dishub Pandeglang Perbaiki dan Pasang Rambu Larangan Truk Sumbu Tiga di Jalur Kota

PANDEGLANG, – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang bergerak cepat memperbaiki sekaligus memasang rambu larangan bagi truk sumbu tiga yang melintas di wilayah perkotaan Pandeglang.

Langkah ini dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait maraknya truk bermuatan pasir Jalupang yang melintas di jalur kota.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dishub Kabupaten Pandeglang, Agus Langlang Jagat Nugraha, mengatakan pemasangan rambu larangan dilakukan di pertigaan Cipacung, Kecamatan Kaduhejo. Kebijakan tersebut merujuk pada Peraturan Bupati (Perbup) Pandeglang Nomor 08 Tahun 2007 tentang pengaturan dan larangan kendaraan barang masuk ke wilayah Pandeglang.

“Perbaikan dan pemasangan rambu larangan ini sebagai respons atas keluhan masyarakat. Truk sumbu tiga dilarang melintas terutama di Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) dan jalan protokol perkotaan untuk mencegah kerusakan jalan serta kemacetan dan keselamatan,” ungkap Agus kepada media, Selasa (6/1/2026), usai pemasangan rambu.

Agus berharap para pengemudi truk mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Ia juga meminta perusahaan atau pengurus angkutan memberikan arahan kepada para sopir agar tidak melanggar ketentuan tersebut.

“Jika masih terjadi pelanggaran, kami akan berkoordinasi dengan Satlantas Polres Pandeglang dan Satpol PP untuk melakukan penindakan sesuai peraturan daerah,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Agus Langlang ada larangan kendaraan sumbu tiga atau truk bermuatan hasil alam dapat melintasi ke wilayah kota yang dikeluarkan oleh Gubernur Banten nomor 567 tahun 2025 yang juga disesuaikan peraturan yang ada di masingmasing kabupaten/kota seperti di Kabupaten Pandeglang telah lama memiliki Perbup tersebut.

Pembinaan kendaraan sumbu tiga larangan parkir sembarangan di tepi jalan di wilayah Kecamatan Saketi

Sebelumnya, puluhan truk sumbu tiga bermuatan pasir Jalupang dari Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, dilaporkan kerap melintas dan berhenti di sejumlah titik di wilayah Pandeglang.

Kondisi ini menyebabkan kerusakan jalan, bahkan amblas di beberapa lokasi, seperti di sepanjang Jalan Raya Pandeglang–Serang, Curugsawer, serta di depan Terminal Kadubanen.

Truk-truk tersebut diketahui sering berhenti dan beristirahat mulai pukul 10.00 hingga 02.00 WIB, sehingga memperparah kondisi jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Warga menilai, aktivitas tersebut lebih menguntungkan daerah asal truk, sementara Pandeglang harus menanggung dampak kerusakan infrastruktur.

Keluhan juga disampaikan Arip Wahyudin dari Pemuda Pergerakan Peduli Pandeglang (P4). Ia menyayangkan lemahnya pengawasan terhadap ratusan truk sumbu tiga bermuatan pasir dan material alam lainnya yang melintas dan parkir sembarangan di wilayah Pandeglang.

“Kerusakan infrastruktur jalan di Pandeglang jelas disebabkan truk-truk besar dari luar daerah. Kami menilai aparat dan pemerintah daerah perlu bertindak lebih tegas dan preventif agar kerusakan tidak semakin meluas,” kata Arip. (Red)

Deni

Recent Posts

KUA Cibeber Jadi Juri Lomba Ngaliwet di Hari Santri Nasional 2026

LEBAK, – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, turut berpartisipasi dalam lomba ngaliwet…

5 jam ago

IKA BEM Nusantara dan DPP KNPI Kolaborasi, Pemuda Siap Jadi Garda Terdepan Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

JAKARTA, – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) bersama Ikatan Alumni BEM Nusantara menggelar rapat kerja…

7 jam ago

1.500 Pegawai hingga Santri di Pandeglang Ikuti Khataman Al-Qur’an Sambut Hari Santri

PANDEGLANG – Sebanyak 1.500 pegawai, guru, hingga santri pondok pesantren di Kabupaten Pandeglang, Banten, mengikuti…

1 hari ago

Festival Baris Banten 2026 di Cilegon, 80 Tim Terbaik Adu Kekompakan

Bantenonline.com – Sebanyak 80 tim terbaik dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten adu kekompakan dalam…

2 hari ago

Kapolsek Munjul Gerak Cepet Tindaklanjuti Keluhan Warga soal Aktivitas Tambang CV Menara Biru Resources

PANDEGLANG, – Kapolsek Munjul, Polres Pandeglang, Iptu Aep Wahyudin bersama unsur Muspika Kecamatan Munjul menggelar…

2 hari ago

Antisipasi Banjir dan Gagal Panen, Mulyadi Jayabaya Temui Airlangga

JAKARTA, – Ancaman gagal panen mengintai petani saat Indonesia beralih dari kemarau panjang akibat El…

3 hari ago