PANDEGLANG, –Achmad Dimyati Natakusuma tancap gas bantu warga. Wakil Gubernur Banten itu turun langsung menyerahkan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Pandeglang, Senin (2/3/2026).
Bantuan disalurkan kepada Nurmah (81), warga Kampung Kademangan, dan Zaenudin (65), warga Kampung Caringin Masjid, Desa Caringin, Kecamatan Labuan.
Masing-masing menerima Rp25 juta dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Banten.
Namun, Dimyati memberi pesan tegas. Uang itu jangan sampai melenceng dari peruntukan.
“Ini bantuan buat renovasi rumah. Jangan dibelikan motor, jangan dipakai bayar utang atau kebutuhan Lebaran,” tegasnya, sambil berbahasa Sunda kepada penerima bantuan.
Menurut Dimyati, Pemerintah Provinsi Banten harus selalu hadir saat rakyat dalam kesulitan. Ia mengaku tak ingin lagi ada warga Banten yang meninggal karena kelaparan, tak bisa berobat, atau tinggal di rumah tak layak huni.
“Kami akan terus hadir menuntaskan persoalan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan aparatur di Pandeglang, mulai dari camat, kepala desa, RT hingga RW, agar aktif memantau kondisi warga. Jangan sampai ada warga kesusahan yang luput dari perhatian.
Sementara itu, kondisi rumah Nurmah dan Zaenudin memang memprihatinkan. Dinding masih dari bilik bambu, lantai tanah, atap bocor, dan sanitasi jauh dari memadai.
“Saya sangat bersyukur dapat bantuan ini. Insyaallah dipakai untuk memperbaiki rumah,” ucap Zaenudin lega. (Red)

