LEBAK – Badan Pemantauan Pembangunan Provinsi Banten (BP3B) Wilayah Kabupaten Lebak menyoroti kondisi infrastruktur jalan rusak di sejumlah titik. Salah satunya akses menuju objek wisata Baduy, mulai dari Desa Aweh, Kecamatan Karanganyar, Cimarga hingga Leuwidamar.

Kerusakan jalan tersebut dinilai semakin parah menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Kondisi jalan berlubang, berdebu saat kemarau, dan licin serta tergenang saat hujan dikeluhkan warga karena membahayakan pengguna jalan.

Koordinator BP3B Wilayah Kabupaten Lebak, Tabrani K, SH,MH mengaku prihatin atas kondisi tersebut. Ia menyebut banyak masyarakat mengeluhkan ruas jalan dari By Pass Mandala menuju pertigaan Rancagawe hingga Leuwidamar.

“Keluhan masyarakat cukup banyak. Jalan dari Mandala, Aweh, Cimarga sampai Leuwidamar kondisinya rusak parah, apalagi kalau di malam hari banyak yang rawan laka-lantas,” kata Tabrani kepada wartawan, Jumat (19/3/2026).

BACA JUGA :  Pemprov Banten Larang Study Tour Kecuali di Wisata Banten

Berdasarkan hasil pemantauan, kerusakan jalan di jalur menuju kawasan wisata Baduy belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Padahal, jalur tersebut diperkirakan akan dilalui pemudik.

“Seharusnya pemerintah bergerak cepat menghadapi arus mudik Lebaran 2026 agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, keluhan warga juga ramai disampaikan melalui media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Facebook. Warga menilai kerusakan jalan terjadi di berbagai wilayah, baik di pusat kota maupun pelosok.

“Ini jadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah maupun provinsi untuk segera ditangani,” ucapnya.

Tabrani meminta Bupati Lebak segera mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya ruas jalan Aweh menuju kawasan wisata Baduy.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebak belum memberikan keterangan terkait kondisi jalan tersebut. (Red)

BACA JUGA :  Gubernur Andra Soni Bahas Soal Rencana Ekspansi MRT di Banten