Bupati Hasbi Jayabaya Jadikan Jalan Sunan Kalijaga Pusat Kuliner Yang Iconik

Jalan Sunan Kalijaga Rangkasbitung Kabupaten Pandeglang menjadi lokasi para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang telah direlokasi, kini akan ditata ulang direncanakan akan menjadi kawasan kuliner Pusat Kota Rangkasbitung yang iconik.

Penataan itu rencananya akan menjadikan jalan destinasi wisata kuliner yang tertib dan nyaman menyerupai Malioboro di Yogyakarta.

Dalam upaya mendukung program Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya tersebut, Jalan Sunan Kalijaga telah disterilkan dari para PKL dan parkir liar. Area ini akan dirapikan dan ditata ulang, termasuk dengan penambahan infrastruktur pendukung seperti tempat duduk, penerangan jalan, serta jalur pedestrian. Sehingga kedepannya menjadi tujuan wisatawan luar maupun masyarakat Kabupaten Lebak dapat menikmati makanan kuliner dan suasana kota Rangkasbitung yang aman dan nyaman.

“Penataan ini tidak berdiri sendiri. Kami melakukan ini seiring dengan rencana relokasi PKL ke area Pasar Semi Rangkasbitung yang lebih representatif,” terang Yosep Mohammad Holis selaku Kepala Badan Perencanaan Pengembangan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lebak saat dikonfirmasi media, Rabu (30/07/2025).

Yosep menjelaskan, bahwa penataan Jalan Sunan Kalijaga itu merupakan bagian dari rencana strategis revitalisasi kota Rangkasbitung.

“Pemindahan PKL ke lokasi baru itu dilakukan dengan pendekatan persuasif dan disertai dukungan fasilitas yang memadai,” terang Yosep.

“Kami juga ingin para pelaku UMKM tidak kehilangan mata pencaharian, tapi justru lebih berkembang di tempat yang lebih layak,” sambungnya lagi.

Ditambahkannya, Pasar Semi Rangkasbitung telah dipersiapkan dengan fasilitas pendukung seperti atap pelindung, saluran air, serta aksesibilitas yang baik, agar para PKL dapat terus berjualan tanpa khawatir dengan kondisi cuaca maupun kenyamanan pembeli.

“Revitalisasi dan dengan penataan yang baik, kita bisa menciptakan ruang publik yang produktif sekaligus menarik secara visual,” pungkasnya.

Ditempat berbeda, Rully Edward selaku Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak menegaskan, pihaknya difokuskan pada pengaturan lalu lintas dan pengelolaan parkir serta penataan Jalan Sunan Kalijaga dan Terminal.

“Kalau terminal akan tetap fungsinya, hanya kios di sekitarnya diusahakan untuk menjual kuliner. Dan jalan Sunan Kalijaga akan dijadikan kawasan kuliner pada sore hari dengan tetap dilakukan pengaturan terlebih dahulu,” ujarnya.(Red)

Deni

Recent Posts

Kokolot Baduy Saidi Putra Meninggal Dunia, Gubernur Banten Sampaikan Duka

LEBAK, – Kokolot Baduy atau tokoh masyarakat Baduy, Saidi Putra, meninggal dunia pada Jumat (4/9/2026).…

7 jam ago

Rutan Pandeglang Rutin Periksa Kesehatan Warga Binaan, Deteksi Penyakit Sejak Dini

PANDEGLANG, – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pandeglang rutin melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga…

13 jam ago

Gubernur Banten Turun Tangan, Sengketa TKIP-SDIP Pamulang Akan Dimediasi

TANGSEL, - Gubernur Banten Andra Soni turun tangan menyikapi sengketa kepemilikan dan pengelolaan TK Islam…

1 hari ago

Didesak Teken Pakta Integritas, Tiga Pimpinan DPRD Pandeglang Temui Ratusan Mahasiswa

PANDEGLANG, – Tiga pimpinan DPRD Kabupaten Pandeglang turun langsung menemui sedikitnya 200 mahasiswa yang tergabung…

1 hari ago

Mahasiswa Pandeglang Soroti PAD dan Anggaran DPRD Rp1,1 Miliar: Jangan Cuma Nikmati Fasilitas!

PANDEGLANG, – Aliansi Mahasiswa Pandeglang Bersatu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten…

1 hari ago

KONI Tangsel Tegaskan Tiga Kendaraan Operasional Dipakai Untuk Pembinaan Olahraga

Bantenonline.com — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait pengadaan…

1 hari ago