TANGSEL – Benyamin Davnie meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tangerang Selatan lebih fokus mengembangkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dibanding berharap mendapatkan proyek dari pemerintah daerah.

Hal itu disampaikan Benyamin saat menghadiri pelantikan Kadin Tangsel, Senin (18/5/2026). Menurutnya, masih banyak potensi sektor UMKM di Tangerang Selatan yang dapat dikembangkan oleh para pengusaha, mulai dari bidang kuliner hingga kerajinan.

“Maka Kadin harus banyak merambah kegiatan-kegiatan di sektor swasta, terutama UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi Kota Tangsel,” ujar Benyamin.

Ia menegaskan, Pemkot Tangsel tidak akan memberikan jatah proyek kepada Kadin. Seluruh pengusaha yang ingin mengerjakan proyek pemerintah tetap harus mengikuti mekanisme dan aturan yang berlaku melalui proses lelang terbuka.

BACA JUGA :  Logo dan Maskot Porprov VII Banten 2026 Resmi Diluncurkan, Tangsel Mantapkan Langkah Jadi Tuan Rumah

“Engga ada (alokasi proyek untuk Kadin). Kalau itu sudah ada aturan yang mewadahinya. Gak boleh, sudah ada aturan. Silahkan pelelangan itu terbuka secara umum,” katanya.

Selain tidak memberikan alokasi proyek, Benyamin juga memastikan Pemkot Tangsel tidak akan mengalokasikan anggaran khusus untuk Kadin. Menurutnya, Kadin merupakan organisasi pengusaha yang bersifat mandiri.

Meski demikian, ia berharap Kadin dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor swasta dan UMKM di Kota Tangsel.