PANDEGLANG, – Video longsornya Bendungan Cibadudun di Desa Banyubiru, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, viral di media sosial. Bendungan yang juga menjadi salah satu destinasi wisata itu diduga longsor akibat tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Warga menyebut, sebelum longsor terjadi, kondisi bendungan sudah mengkhawatirkan. Retakan pada tembok penahan tanah telah terlihat dan sempat dilaporkan kepada pihak terkait agar segera dilakukan perbaikan.

Selain berfungsi mengatur aliran air ke area persawahan di sejumlah desa, Bendungan Cibadudun juga dimanfaatkan sebagai objek wisata karena airnya yang jernih dan menjadi alternatif wisata murah bagi warga sekitar.

Namun, pascalongsor, kondisi bendungan dinilai membahayakan keselamatan pengunjung. Warga pun tidak lagi memanfaatkan bendungan tersebut untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi dan mencuci.

BACA JUGA :  Pemprov Banten–Baznas Perbaiki 12 Rumah Tak Layak Huni di Pandeglang

“Kami berharap pihak terkait segera mengantisipasi kondisi Bendungan Cibadudun di Desa Banyubiru dengan melakukan perbaikan,” kata Imam Satori, warga Kecamatan Labuan, Jumat (16/1/2026).

Imam mengatakan, meski kondisi bendungan sudah longsor dan berisiko, hingga kini masih banyak warga dan pengunjung yang datang ke lokasi. Menurutnya, situasi tersebut sangat membahayakan keselamatan karena belum ada penanganan dari pihak berwenang.

“Dengan kondisi seperti itu, masih saja banyak pengunjung yang datang. Ini sangat membahayakan keselamatan,” ujarnya.

IMG_20260116_232001-300x188 Bendungan Cibadudun di Pandeglang Longsor, Warga Minta Perbaikan Segera
Warga terlihat sedang membersihkan material yang longsor di Bendungan Cibadudun.

Kekhawatiran serupa disampaikan Enda, salah seorang pengunjung. Ia berharap pemerintah daerah segera turun tangan memperbaiki Bendungan Cibadudun agar tidak menimbulkan korban.

“Saya khawatir dengan kondisinya sekarang. Semoga segera diperbaiki oleh pemerintah daerah,” harapnya. (Red)

BACA JUGA :  Bupati Pandeglang Buka Jambore Cabang 2025 Pramuka