BERITA HOT

Banjir Melanda Enam Kecamatan di Pandeglang, BPBD Fokus Penanganan di Sukaresmi dan Patia

PANDEGLANG, – Banjir melanda wilayah Kabupaten Pandeglang bagian selatan, Banten. Sedikitnya enam kecamatan terdampak dengan ketinggian air rata-rata mencapai 50 sentimeter dan merendam sejumlah kampung.

Lima kecamatan yang terdampak banjir tersebut meliputi Kecamatan Patia, Cikeusik, Pucung, Munjul, Sindangresmi dan Sukaresmi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, mengatakan sebagian wilayah kini mulai surut. Namun, hingga Sabtu (3/1/2026), petugas masih memusatkan penanganan di Kecamatan Sukaresmi dan Patia yang genangan airnya belum sepenuhnya surut.

“Dari enam titik terdampak, sebagian sudah surut. Saat ini kami masih berkonsentrasi di Sukaresmi dan Patia,” ungkap Riza saat dihubungi melalui telepon selulernya, Sabtu (03/1/2026).

Ia menjelaskan, tim BPBD Kabupaten Pandeglang masih berada di lokasi untuk melakukan evakuasi warga serta pendataan dampak banjir.

“Saat ini petugas masih melakukan evakuasi dan pendataan jumlah warga yang terdampak banjir,” katanya.

Menurut Riza, hingga kini tidak ada laporan kerusakan berat akibat banjir. Meski demikian, terdapat sejumlah pohon tumbang serta area persawahan yang terendam air. Data rinci terkait dampak banjir terhadap sektor pertanian masih menunggu laporan dari dinas terkait.

“Untuk lahan persawahan yang terendam, datanya masih berada di Dinas Pertanian dan hingga kini belum kami terima,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui BPBD dan Dinas Sosial telah menyalurkan bantuan logistik darurat kepada warga yang terdampak banjir.
“Sesuai arahan Ibu Bupati, bantuan logistik kedaruratan sudah disalurkan kepada para korban,” kata Riza.

Saat ini, BPBD masih fokus melakukan penanganan banjir di sejumlah titik terdampak. Sejumlah perahu evakuasi juga telah disiagakan untuk membantu mobilitas dan penyelamatan warga.

“Perahu sudah disiagakan di titik-titik lokasi banjir,” imbuhnya.

Riza mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih ekstrem. Ia juga meminta warga segera melapor jika terjadi kondisi darurat.

“Jika terjadi keadaan darurat, masyarakat diimbau segera menghubungi BPBD-PK Kabupaten Pandeglang yang siaga 24 jam,” pungkasnya. (Red)

Deni

Recent Posts

1.500 Pegawai hingga Santri di Pandeglang Ikuti Khataman Al-Qur’an Sambut Hari Santri

PANDEGLANG – Sebanyak 1.500 pegawai, guru, hingga santri pondok pesantren di Kabupaten Pandeglang, Banten, mengikuti…

7 jam ago

Festival Baris Banten 2026 di Cilegon, 80 Tim Terbaik Adu Kekompakan

Bantenonline.com – Sebanyak 80 tim terbaik dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten adu kekompakan dalam…

9 jam ago

Kapolsek Munjul Gerak Cepet Tindaklanjuti Keluhan Warga soal Aktivitas Tambang CV Menara Biru Resources

PANDEGLANG, – Kapolsek Munjul, Polres Pandeglang, Iptu Aep Wahyudin bersama unsur Muspika Kecamatan Munjul menggelar…

1 hari ago

Antisipasi Banjir dan Gagal Panen, Mulyadi Jayabaya Temui Airlangga

JAKARTA, – Ancaman gagal panen mengintai petani saat Indonesia beralih dari kemarau panjang akibat El…

2 hari ago

Forum PAKSI API Banten Tekankan Pentingnya Tanamkan Integritas Berkelanjutan

PANDEGLANG, - Ketua Forum PAKSI API Provinsi Banten, Ratu Syafitri, menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai integritas…

2 hari ago

Polisi Razia THM di Carita Pandeglang, 18 Botol Miras Disita

PANDEGLANG, – Polisi menggelar razia tempat hiburan malam (THM) di Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.…

2 hari ago