PANDEGLANG, – Ada yang spesial dari kunjungan Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara ke SMP Negeri 1 Pandeglang, Banten, Senin (31/8/2026).

Bukan datang membawa agenda kementerian. Bukan pula dalam kapasitas sebagai pejabat negara. Iftitah kembali ke sekolah yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sebagai seorang alumni.

Iftitah didapuk menjadi pembina upacara bendera di SMPN 1 Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang. Kedatangannya disambut hangat Kepala SMPN 1 Pandeglang Ruli Purnama, jajaran guru, dan para siswa.

IMG-20260831-WA0054-300x225 Balik ke Sekolah, Mentrans Iftitah Jadi Pembina Upacara  Saya Datang Sebagai Alumni, Bukan Menteri
Mentransfer RI Iftitah Sulaeman Suryanagara menyerahkan buku kepada pihak sekolah.

Sejumlah pejabat daerah juga hadir. Di antaranya Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pandeglang MM Fuhaira Amin, Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang Sutoto, serta Ketua Komisi I DPRD Pandeglang Syamsudin Aliandono.

BACA JUGA :  Bapenda Banten Luncurkan Undian Berhadiah untuk Wajib Pajak Patuh Bayar PKB

Usai upacara, Iftitah menegaskan, kedatangannya kali ini memiliki makna tersendiri. Dia ingin kembali menyapa almamater dan generasi muda yang kini menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

“Bukan dalam kapasitas sebagai menteri. Tapi sebagai alumni SMP Negeri 1 Pandeglang,” ujar Iftitah kepada wartawan seusai upacara.

Kehadiran Iftitah tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMPN 1 Pandeglang. Apalagi, perjalanan karier Iftitah telah membawanya dari halaman sekolah tersebut hingga ke panggung nasional.

Kepala SMPN 1 Pandeglang Ruli Purnama mengatakan, Iftitah merupakan salah satu alumni yang berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional.

“Sebagai putra daerah kelahiran Pandeglang yang sukses menembus kancah nasional, menjadi lulusan terbaik Akademi Militer (penerima Adhi Makayasa), hingga menjabat sebagai menteri. Sosoknya menjadi teladan hidup bagi para siswa untuk berani bermimpi besar,” kata Ruli.

BACA JUGA :  Gubernur Banten Raih PWI Awards pada Puncak HPN 2026

Menurut Ruli, kehadiran Iftitah bukan sekadar nostalgia. Ada pesan besar yang ingin ditanamkan kepada para siswa, yakni pentingnya disiplin, nasionalisme, cinta tanah air, dan keberanian mengejar cita-cita.

“Momen ini bukan sekadar upacara bendera hari Senin biasa, melainkan sebuah bentuk motivasi langsung dari sosok pemimpin nasional kepada generasi muda di tanah kelahirannya,” ujarnya.

Upacara bendera memang menjadi agenda rutin setiap Senin di sekolah. Namun, kehadiran seorang alumni yang kini dipercaya menjadi menteri membuat suasana kali ini terasa berbeda.

Para siswa bisa melihat langsung sosok yang pernah duduk di bangku sekolah yang sama, kini berdiri di hadapan mereka sebagai seorang pejabat negara.

BACA JUGA :  RKPD 2026, Pemkot Tangsel Anggarkan Belanja Usulan Reses Dewan Capai Rp 100 Miliar

Dari halaman sekolah tempatnya dulu menimba ilmu, Iftitah seolah ingin menyampaikan pesan sederhana kepada para siswa: jangan takut bermimpi besar.

Sebab, perjalanan seorang anak Pandeglang hingga dipercaya mengemban amanah sebagai menteri menjadi bukti bahwa cita-cita yang dirawat dengan kerja keras dan prestasi bukanlah sesuatu yang mustahil. (Red)