PANDEGLANG, – Gubernur Banten Andra Soni terus menunjukkan komitmennya menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kali ini, bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) disalurkan kepada tiga keluarga di Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang.

Berkat program tersebut, warga yang sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan kini dapat menempati hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Salah seorang penerima manfaat, Solehuddin (54), warga Kampung Garokgeg, Desa Cempaka, mengaku tak menyangka mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Banten.

Selama ini, Solehuddin bersama keempat anaknya tinggal di rumah dengan kondisi serba terbatas. Saat cuaca panas, rumahnya terasa menyengat. Ketika hujan turun, atap rumah kerap bocor.

“Selama ini kami tinggal di rumah ala kadarnya. Kalau panas kepanasan, kalau pas hujan bocor,” ujar Solehuddin, Rabu (2/9/2026).

BACA JUGA :  Tinawati Andra Soni Apresiasi Gerakan Lansia Sehat di Peringatan Hari Ibu ke-97

Sebagai guru mengaji yang juga harus memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya, Solehuddin mengaku sebelumnya hanya bisa pasrah dengan kondisi rumah yang ditempatinya.

“Terima kasih, Pak Gubernur Andra Soni,” tuturnya.

Bantuan serupa juga diterima Leli Nurhayati (34), warga Kampung Pacurendang, Desa Mandalasari. Rumah warisan orang tuanya yang selama ini ditempati bersama keluarga sempat roboh.

Leli mengaku kesulitan mencari biaya untuk memperbaiki rumah tersebut. Penghasilan suaminya yang bekerja sebagai kuli sapu dinilai hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Di rumah yang lama itu, sebelum roboh, gentingnya sudah banyak yang jatuh. Kalau hujan sering bocor,” ungkap ibu dua anak itu.

Sementara itu, Rini Andriyani (39), warga Kampung Kaduhejo, Desa Sukasari, juga mengaku bersyukur menjadi penerima bantuan RTLH.

Rini yang bekerja sebagai buruh cuci harus menghidupi seorang anak sekaligus merawat ayahnya yang mengalami strok ringan. Sebelum menerima bantuan, ia mengaku hanya bisa pasrah dengan kondisi rumah yang ditempatinya.

BACA JUGA :  Sakit Hati Diduga Jadi Motif Pembacokan di Pandeglang, Pelaku dan Korban Masih Dirawat

“Alhamdulillah. Terima kasih, Pak Gubernur Andra Soni,” ucapnya.

Program Terus Ditingkatkan

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, Pemprov Banten akan terus menjalankan program-program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Salah satunya melalui renovasi RTLH bagi warga yang membutuhkan.

Menurut Andra, program tersebut dapat berjalan berkat masukan dan informasi dari berbagai pihak, mulai dari tokoh masyarakat, ketua RW hingga pemuda di lingkungan warga.

“Ke depan, program seperti ini tentu akan terus kita tingkatkan secara berkelanjutan, baik oleh Pemprov Banten, pemerintah kabupaten/kota, maupun pemangku kepentingan lainnya,” tegas Andra.

Ia berharap program renovasi RTLH dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya warga yang benar-benar membutuhkan hunian layak.

BACA JUGA :  Safari Ramadan di Unimar, Wagub Dimyati Serahkan Bantuan untuk Muhammadiyah

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi Banten, Rahmat Rogianto, mengatakan program RTLH menyasar masyarakat pada kelompok desil 1 hingga 4.

Namun demikian, kata Rahmat, prioritas utama diberikan kepada masyarakat yang masuk kategori desil 1 dan 2.

“Program ini memprioritaskan masyarakat yang masuk kategori miskin ekstrem,” jelasnya.

Tahun ini, Pemprov Banten menargetkan sebanyak 87 penerima manfaat program RTLH. Sebanyak 21 penerima manfaat di antaranya berada di Kabupaten Pandeglang.

Bantuan diberikan dalam bentuk renovasi total menjadi rumah layak huni berukuran 36 meter persegi. Hunian tersebut dilengkapi dua kamar tidur, ruang tamu, serta fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) dan akses air bersih.

“Kita menggunakan jenis rumah modular dengan komponen yang terstandar sehingga pembangunannya lebih efisien,” pungkas Rahmat. (Red)