PANDEGLANG, – Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Kabupaten Pandeglang mengapresiasi kesiapsiagaan jajaran Polres Pandeglang dalam mengantisipasi potensi tindak kejahatan selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Ketua AMS Banten, Oji Fachruroji, menyampaikan dukungannya terhadap langkah Polres Pandeglang yang mengintensifkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) melalui patroli malam di wilayah hukumnya.
“AMS memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Pandeglang dalam upaya mengintensifkan patroli malam selama bulan Ramadan untuk mengantisipasi tindak kejahatan di titik-titik rawan,” kata Oji Fachruroji kepada wartawan, Sabtu (7/3/2026).
Menurutnya, langkah yang dilakukan kepolisian tersebut dinilai tepat guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadan.
Ia juga mengapresiasi kesiapsiagaan jajaran kepolisian di wilayah hukum Banten yang dinilai sigap dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri, khususnya di wilayah hukum Polres Pandeglang.
Selain mengantisipasi aksi balap liar dan perang sarung yang kerap terjadi pada malam Ramadan, AMS juga berharap kepolisian dapat mengidentifikasi potensi peningkatan kriminalitas lainnya.
“Seperti kemungkinan meningkatnya peredaran narkoba, pencurian, pembegalan, perampokan hingga prostitusi online yang biasanya rawan terjadi menjelang hari raya,” ujarnya.
Oji berharap dengan intensitas patroli dan penyebaran anggota kepolisian di berbagai titik rawan, potensi tindak kriminal dapat dicegah sejak dini.
“Dengan kesigapan dan patroli anggota kepolisian di setiap wilayah yang rawan, kita berharap tidak terjadi kriminalitas karena masyarakat merasa aman dengan kehadiran polisi di tengah-tengah mereka,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Polres Pandeglang mengintensifkan patroli pada malam hari selama bulan Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kejahatan dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Patroli dilakukan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar sejumlah titik rawan pada malam hingga dini hari. Polisi mengantisipasi berbagai potensi gangguan seperti balap liar, peredaran minuman keras (miras), hingga aktivitas yang mengganggu arus lalu lintas.
Selain itu, petugas juga mewaspadai aksi balap lari serta tawuran perang sarung yang kerap terjadi selama Ramadan dan meresahkan masyarakat.
Kabagops Polres Pandeglang AKP Abdul Rahman Taufik mengatakan patroli dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman. (Red)

