PANDEGLANG, – Kapolres Pandeglang AKBP Dhyno Indra Setyadi melakukan pengecekan Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Polres Pandeglang, Minggu (15/3/2026).
Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan fasilitas menghadapi arus mudik Lebaran. Dhyno menegaskan, seluruh anggota pos pengamanan harus berada di lokasi dan siap melayani masyarakat.
Selain personel, pengecekan juga mencakup kelengkapan fasilitas di pos, seperti panel data, alat komunikasi, peta arus lalu lintas, dan fasilitas pelayanan masyarakat.
“Baik pos pengamanan, pos pelayanan, maupun pos terpadu kami cek untuk melihat persiapan sekaligus melaksanakan wasdal (pengawasan dan pengendalian),” kata Dhyno kepada wartawan usai mengecek Pospam Mengger.
Kapolres menyebut kawasan Mengger sebagai titik rawan kemacetan karena menjadi simpul pertemuan arus kendaraan menuju destinasi wisata di Pandeglang.
“Di titik Mengger ini memang rawan kemacetan karena menjadi pertemuan arus kendaraan menuju kawasan wisata di Pandeglang,” ujarnya.
Dhyno menambahkan, arus kendaraan mulai meningkat menjelang Lebaran dan diperkirakan kembali naik setelah Hari Raya Idul Fitri. Lonjakan biasanya terjadi pada H+2 Lebaran dan beberapa hari berikutnya, terutama ke kawasan wisata.

Beberapa titik rawan kemacetan lain di Pandeglang antara lain Simpang Tiga Cigadung, Pasar Badak, dan Simpang Mengger. Dhyno menekankan perlunya rekayasa lalu lintas agar kendaraan tetap bergerak lancar.
Selain jalur mudik, kepolisian juga menyiapkan pos terpadu di kawasan wisata yang melibatkan berbagai instansi untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan pasca-Lebaran.
“Peningkatan volume kendaraan pasti terjadi saat arus mudik maupun setelah Lebaran. Namun kami berupaya agar arus kendaraan tetap bergerak,” kata Dhyno.
Kapolres juga mengimbau wisatawan mematuhi aturan dan arahan petugas, terutama bagi pengunjung pantai di wilayah Pandeglang. (Red)


