PANDEGLANG, – Anggota DPRD Pandeglang dari Fraksi PPP, H Rusmiyadi,SH mengaku prihatin masih banyak warga miskin yang belum terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan. Kondisi itu banyak ditemukan di wilayah Pandeglang bagian selatan.

Rusmiyadi, SH mengatakan, PBI Jaminan Kesehatan merupakan program BPJS Kesehatan yang ditujukan bagi fakir miskin dan warga tidak mampu. Melalui program tersebut, iuran peserta dibayarkan sepenuhnya oleh pemerintah, baik dari APBN maupun APBD, sehingga masyarakat bisa mengakses layanan kesehatan secara gratis.

Namun, untuk bisa menjadi peserta PBI, warga harus terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.

“Saya berharap Pemkab Pandeglang melalui Dinas Sosial dapat melakukan pendataan ulang ke seluruh desa, agar warga miskin yang belum terdaftar PBI bisa segera diakomodasi, baik yang dibiayai APBD kabupaten maupun APBD Provinsi Banten,” kata Rusmiyadi kepada media, Kamis (1/1/2026).

BACA JUGA :  Ketua Koni Tangsel Hamka Handaru Dinilai Tidak Maksimal

IMG-20260101-WA0031-300x171 Banyak Warga Miskin Belum Terdaftar PBI, DPRD Pandeglang Minta Pendataan Ulang

Menurutnya, awal tahun 2026 seharusnya menjadi momentum perbaikan bagi Kabupaten Pandeglang. Ia menekankan seluruh program pro-rakyat harus benar-benar dirasakan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga layanan publik lainnya.

“Tahun 2026 ini harus menjadi langkah awal menuju kebaikan bersama. Layanan dasar kesehatan wajib dirasakan masyarakat paling bawah, khususnya warga Pandeglang selatan,” ujarnya.

Rusmiyadi menegaskan, pemerataan akses layanan kesehatan menjadi salah satu kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah. (Red)