PANDEGLANG, – Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Banten, melalui DP2KBP3A terus mendorong berbagai program terobosan dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satu langkah yang dilakukan adalah sosialisasi pencegahan kekerasan yang dilaksanakan secara berkesinambungan hingga tingkat desa.
Dalam pelaksanaannya, DP2KBP3A Kabupaten Pandeglang telah membentuk 65 desa ramah perempuan dan anak.
“Capaian tersebut turut mengantarkan Kabupaten Pandeglang meraih predikat kabupaten kategori madya dalam penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE), serta masuk 15 besar tingkat nasional,” tutur Suhelianah kepada media, Sabtu (27/12/2025).
Sejumlah prestasi individu juga turut mewarnai kiprah DP2KBP3A. Salah satunya, Hj. Suhelianah yang pernah meraih penghargaan sebagai bidan teladan tingkat nasional pada 2008. Pengalaman panjang di bidang kesehatan turut memperkuat perannya dalam pelayanan publik yaitu Wakil Ketua IBI Kabupaten Pandeglang dan Sekretaris ASKLIN Pandeglang.

Sebelum menjabat di DP2KBP3A, Suhelianah pernah menduduki posisi kepala puskesmas selama 11 tahun. Ia juga memiliki pengalaman sebagai Kepala Seksi Penunjang Nonmedis di RS Berkah Pandeglang.
Saat ini, Hj. Suhelianah, SKM., MH.Kes., menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan pada DP2KBP3A Kabupaten Pandeglang dan aktif mendorong penguatan perlindungan serta pemberdayaan perempuan dan anak di daerah tersebut. (Red)

