PANDEGLANG, –Pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Koranji, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Banten, terus dikebut. Hingga pertengahan Juli 2026, progres pembangunan disebut telah mencapai 85,13 persen.
Humas PT. HK-Etona KSO, Febiansah Pratama, mengatakan pekerjaan dilakukan selama 24 jam secara bergantian untuk mempercepat penyelesaian proyek. Langkah itu dilakukan agar fasilitas pendidikan tersebut segera dapat digunakan masyarakat.
“Progres pembangunan saat ini sudah mencapai 85,13 persen. Kami terus melakukan percepatan dengan sistem kerja 24 jam agar target pemerintah bisa terealisasi dengan baik dan Sekolah Rakyat segera bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Febriansah kepada wartawan di lokasi proyek, Rabu (15/7/2026).

Menurut Febiansah, Sekolah Rakyat akan melayani jenjang pendidikan mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA). Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan, terutama bagi masyarakat dari keluarga kurang mampu.
Febiansah mengatakan, selama proses pembangunan tidak terdapat kendala yang signifikan. Hambatan yang dihadapi sejauh ini lebih banyak dipengaruhi faktor cuaca dan kondisi tanah di lokasi proyek saat hujan.
“Kalau kendala yang signifikan tidak ada. Yang cukup berpengaruh hanya cuaca dan kondisi tanah saat hujan, tetapi semuanya masih bisa kami atasi bersama tim,” katanya.

Ia menambahkan, sekitar 1.000 tenaga kerja saat ini dikerahkan untuk mempercepat penyelesaian proyek. Pasokan material juga terus dipenuhi agar pekerjaan berjalan sesuai target.
Selain itu, Febriansyah mengapresiasi dukungan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, serta berbagai pihak yang melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi program nasional Presiden Prabowo Subianto.
“Pengawasan dari pemerintah sangat baik, mulai dari gubernur, bupati, Ketua DPRD Pandeglang, DPR RI, kementerian terkait, hingga teman-teman media yang terus berkoordinasi agar Program Bapak Presiden Prabowo Subianto ini berjalan sesuai harapan,” ujarnya.

Menurut Febriansyah, pembangunan Sekolah Rakyat juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja dan pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) terus para UMKM di wilayah tersebut.
Ia menilai kelancaran proyek turut didukung oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten dan Kabupaten Pandeglang. (Red)


