PANDEGLANG, –Kesuksesan H. Dedi Saeful, Direktur Utama Wisata Air Tirta Persada Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, tak membuatnya lupa berbagi kepada sesama. Sejak membuka destinasi wisata kolam renang DM Mandalawangi pada 2010, ia rutin menggelar santunan bagi anak yatim dan kaum duafa.

Tahun ini, Wisata Air Tirta Persada Mandalawangi kembali mengadakan santunan bagi 300 anak yatim yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Pandeglang.

Dedi DM Mandalawangi, pengusaha lokal sekaligus pendiri dan pemilik destinasi wisata populer di Banten tersebut, mengatakan kegiatan santunan anak yatim dan kaum duafa telah menjadi agenda rutin setiap tahun, khususnya pada bulan Muharram.

“Alhamdulillah saya terus bisa berbagi kepada anak yatim di wilayah Mandalawangi dan sekitarnya. Tahun ini, pada bulan Muharram 1448 Hijriah, sebanyak 300 anak yatim kita santuni, termasuk kaum duafa,” kata Dedi kepada wartawan usai acara, Minggu (29/6/2026).

BACA JUGA :  “B2SA Goes to School”, Cara Seru Kenalkan Pola Makan Sehat ke Anak Sekolah

Kegiatan yang dirangkai dengan makan bersama dan doa bersama itu berlangsung lancar dan penuh kehangatan.

“Hari ini adalah lebaran bagi anak yatim yang harus kita muliakan. Bulan Muharram 1448 Hijriah ini menjadi momentum bagi kita untuk introspeksi dan berbenah agar semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Dedi DM yang juga memiliki travel umrah dan haji ini.

IMG-20260628-WA0028-300x276 Dedi DM Mandalawangi Santuni 300 Anak Yatim dan Duafa di Pandeglang
H.Dedi Saeful yang disapa Dedi DM pemilik destinasi wisata kolam renang DM Mandalawangi.

Selain berbagi dengan masyarakat, Dedi juga berharap sektor pariwisata di Kabupaten Pandeglang terus berkembang. Menurutnya, kemajuan pariwisata perlu didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai, terutama infrastruktur jalan serta penerangan jalan umum (PJU) menuju destinasi wisata.

BACA JUGA :  Andra Soni Minta Industri Prioritas Warga Banten dalam Rekrutmen Tenaga Kerja 

“Kita berharap Kabupaten Pandeglang semakin maju dan keberkahannya benar-benar terwujud. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah agar tetap aman dan nyaman, khususnya di Pandeglang dan Banten pada umumnya,” pungkasnya. (Red)