PANDEGLANG, –Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melepas atlet sepak bola Badak Muda U-10 dan U-11 yang akan berlaga pada ajang Garuda Anak Indonesia Seri Nasional di Lampung. Pelepasan berlangsung di Aula Pendopo Kabupaten Pandeglang, Jumat (19/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Dewi memberikan motivasi kepada para pemain agar tampil percaya diri dan menjadikan turnamen tersebut sebagai sarana belajar serta mengembangkan kemampuan.

“Proses ini sangat berharga. Jangan pernah putus semangat, terus berjuang dan tunjukkan kemampuan terbaik. Kalian adalah berlian-berlian berharga yang menjadi kebanggaan Kabupaten Pandeglang,” kata Dewi.

Dewi juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, pengurus klub, dan orang tua yang telah mendukung para atlet hingga mampu tampil di tingkat nasional.

BACA JUGA :  Gubernur Andra Sambut Hangat Komandan Grup 1 Kopassus Keturunan Pandeglang, Jalin Sinergitas

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pelatih dan pengurus. Ini merupakan kontribusi besar dalam membentuk generasi muda yang berprestasi,” ujarnya.

Menurut Dewi, keikutsertaan Badak Muda di turnamen nasional merupakan pencapaian yang patut dibanggakan. Ia meminta para atlet menjaga sportivitas, disiplin, serta nama baik daerah selama mengikuti kompetisi.

“Anak-anakku membawa nama baik Kabupaten Pandeglang dan Provinsi Banten. Tunjukkan kemampuan terbaik dan berikan penampilan yang membanggakan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Sepak Bola (SSB) Badak Muda, Oji, mengatakan ajang Garuda Anak Indonesia Seri Nasional berlangsung pada 19-21 Juni 2026 di Lampung.

Ia menjelaskan Badak Muda mengirimkan masing-masing 14 pemain untuk kategori U-10 dan U-11, sehingga total terdapat 28 atlet yang mewakili Pandeglang dan Banten.

BACA JUGA :  Gubernur Banten Tinjau Pembangunan Ruang Kelas SMKN 1 Pandeglang

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat Pandeglang agar seluruh atlet dapat bertanding dengan lancar dan mendapatkan pengalaman berharga,” ujar Oji.

Oji menambahkan, dari Banten hanya ada dua tim yang mengikuti turnamen tersebut, yakni Badak Muda dan Persigon.

“Target kami bukan semata-mata hasil. Pengalaman bertanding di level nasional menjadi bekal penting bagi para atlet untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan mereka,” pungkasnya. (Red)