BANTEN, –Jabatan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten kini kosong setelah ditinggalkan Tri Nurtopo yang memasuki masa purna tugas. Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Banten berharap penggantinya, baik pelaksana tugas (Plt) maupun pejabat definitif, dapat bersinergi dengan pelaku usaha transportasi di daerah.

Ketua Organda Provinsi Banten, H. Emus Mustagfirin, Mp.B, menyampaikan apresiasi kepada Tri Nurtopo atas pengabdiannya selama memimpin Dishub Banten. Namun, ia berharap kepala dinas yang baru nantinya mampu menata sektor transportasi di Banten dan memiliki keberpihakan terhadap pengusaha transportasi daerah.

“Kami percaya Pak Gubernur Andra Soni maupun Pak Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah dapat menunjuk Plt maupun kepala dinas definitif yang memahami tatanan transportasi di wilayah Banten,” kata Emus saat dikonfirmasi wartawan, Senin (1/6/2026).

BACA JUGA :  RKPD 2026, Pemkot Tangsel Anggarkan Belanja Usulan Reses Dewan Capai Rp 100 Miliar

Menurut Emus, sosok kepala dinas yang baru harus memiliki integritas, loyalitas, serta mampu mengawal pelaksanaan kebijakan dan visi-misi pasangan Andra Soni-Dimyati Natakusumah.

“Harapan kami, kadis yang baru bisa komunikatif dengan seluruh komponen masyarakat, khususnya di bidang transportasi darat. Selain itu, masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan sesuai visi-misi Andra-Dimyati,” ujarnya.

Ia juga berharap Dishub Banten ke depan lebih mengutamakan kepentingan masyarakat Banten dalam setiap kebijakan yang diambil.

“Salah satu contohnya, penggunaan APBD untuk program mudik gratis semestinya dapat lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Banten sendiri,” katanya.

Selain itu, Emus menilai program transportasi massal yang dijalankan pemerintah daerah juga perlu memberikan ruang yang lebih besar bagi pelaku usaha transportasi lokal.

BACA JUGA :  Wagub Dimyati: Ramadan Bulan Berburu Pahala dan Peduli Sesama

“Program Trans Banten ke depan juga kami harapkan dapat lebih mengutamakan pengusaha transportasi daerah agar manfaat ekonominya turut dirasakan oleh masyarakat dan pelaku usaha di Banten,” pungkasnya. (Red)