SERANG –  Gubernur Banten Andra Soni mengaku, bahwa hingga saat ini pihaknya belum sepenuhnya menggarap potensi ekonomi yang ada di Selat Sunda, yang berada di bagian selatan Provinsi Banten.

“Kita punya Selat Sunda dimana disituh adalah salah satu selat teramai dan potensi ekonominya belum kita garap sepenuhnya,” kata Andra kepada awak media, Sabtu 25 April 2026.

Dikatakan Andra, Selat Sunda merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi strategis sebagai jalur perdagangan internasional (ALKI I), pusat maritim, pariwisata bahari, serta perikanan yang kaya.

“Sebagai perlintasan utama kapal dagang nasional dan internasional, serta penghubung vital pulau Jawa dan Sumatera melalui pelabuhan Merak dan Ciwandan. Tentunya ini merupakan salah satu potensi yang perlu digarap sepenuhnya,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Nikmatnya!!! Gubernur Banten Andra Soni Santap Laksa Tangerang di Festival Kuliner Gratis

“Destinasi wisata populer termasuk pulau Sangiang yang masuk dalam seven wonderful Banten, Pantai Anyer, pantai Carita dan kawasan Gunung Anak Krakatau, serta kekayaan laut yang mendukung sektor perikanan lokal, ini juga perlu digarap sepenuhnya,” sambungnya.

Andra juga menyampaikan, bahwa selain sebagai jalur perdagangan, Selat Sunda juga memiliki potensi ekonomi lainnya yaitu energi dan industri.

“Selat Sunda memiliki potensi energi dan industri, tepatnya di kawasan industri barat, memiliki potensi industri logam dan kimia, karena dapat didukung oleh lokasinya yang strategis,” ujarnya.

Lebih lanjut Andra berharap kedepan pihaknya bisa memaksimalkan pengelolaan ekonomi yang berada di Selat Sunda agar bisa mentransformasikan wilayah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

BACA JUGA :  Gubernur Banten Andra Soni Borong Produk UMKM Lokal

“Mudah-mudahan nanti nanti malam potensi ekonomi bisa menjadikan wilayah Banten sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang strategis, serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal,” harapnya.