SERANG, –Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) mengukuhkan tujuh guru besar pada Senin (20/4/2026). Pengukuhan dilakukan dalam dua sesi, yakni pagi dan siang.

Rektor Untirta Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman, MT mengatakan, empat guru besar dikukuhkan pada sesi pagi, sementara tiga lainnya pada sesi siang.

“Pengukuhan kita lakukan dalam dua sesi. Pagi empat orang, siang tiga orang,” kata Fatah kepada wartawan.

Tujuh guru besar tersebut berasal dari berbagai disiplin ilmu. Mereka adalah Prof. Dr. Helmi Yazid, MSi., CMA, ASEAN, CPA; Prof. Dr. Lovely Lady, MT.; Prof. Dr. Cecep Anwar Hadi Firdos Santosa, MSi.; Prof. Dr. Indra Suhendra, MSi.; Prof. Dr. John Pahamzah, MHum.; Prof. Dr. Ediwarman, MPd.; dan Prof. Dr. Syafrizal, MPd.

BACA JUGA :  Forum OPD Setda Selaraskan Program 2027 dengan Prioritas Gubernur Banten

Menurut Fatah, keberagaman bidang keilmuan ini menunjukkan kekuatan akademik Untirta, mulai dari matematika, akuntansi, teknik, hingga bahasa.

“Para guru besar ini akan memperkuat atmosfer akademik di Untirta,” ujarnya.

Untirta menargetkan jumlah guru besar mencapai 10 persen dari total dosen. Dari sekitar 1.200 dosen, ditargetkan 120 orang menjadi profesor.

Saat ini, jumlah guru besar di Untirta sebanyak 56 orang.
Fatah menegaskan, guru besar memiliki peran penting dalam mendorong inovasi dan pengembangan ilmu.

“Guru besar harus terus berinovasi dan mengembangkan keilmuannya,” tuturnya. (Yus)