PANDEGLANG, – Selama tujuh tahun terakhir, Sukni atau yang akrab disapa Bu Roni (59), warga Kampung Sempur, Desa Waringin Jaya, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang, Provinsi Banten hanya bisa terbaring di kasur akibat tumor yang dideritanya.

Bu Roni tinggal di rumah sederhana bersama keluarganya. Kondisinya kian memprihatinkan karena keterbatasan biaya menghambat langkahnya untuk melanjutkan pengobatan ke RS Kanker Dharmais Jakarta.

Sebelumnya, Puskesmas telah merujuk Bu Roni ke RSUD Banten dan selanjutnya ke rumah sakit rujukan nasional di Jakarta. Namun, karena kondisi ekonomi, rujukan tersebut belum dapat dijalankan.

Suaminya bekerja serabutan sebagai buruh kebun dan tidak memiliki cukup biaya untuk transportasi maupun kebutuhan selama menjalani perawatan. Adapun untuk biaya medis, Bu Roni sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

BACA JUGA :  Pemprov Banten Perkuat Pengamanan Aset Daerah, Sertifikat Ditargetkan Rampung 2025

Melihat kondisi tersebut, Tim Relawan Alfiah Mubarokah Indonesia mendatangi kediaman Bu Roni. Mereka memberikan bantuan sementara berupa beras, pampers, kebutuhan pokok harian, dan uang tunai yang dihimpun bersama Banten Selatan Gowes Community.

Ketua Alfiah Mubarokah Indonesia, H. Ade Badri, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah desa agar proses rujukan Bu Roni ke RS Dharmais bisa segera berjalan.

“Insyaallah ke depan, komunitas Cibaliung dan beberapa lembaga sosial lainnya juga akan mendampingi Bu Roni untuk memastikan ia mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ujarnya. (Red)