oppo_0
PANDEGLANG, – Sebanyak 1.779 siswa menerima Makan Bergizi Gratis (MBG) perdana dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batu Bantar, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Senin (19/1/2026). Peluncuran program MBG tersebut dipusatkan di SMP Negeri 1 Cimanuk.
Kegiatan ini dihadiri perwakilan Satgas MBG Kadin, Pelaksana Tugas Camat Cimanuk Rifai, Kapolsek Cimanuk AKP Agus Salim, Danramil Cimanuk Kapten Aded Sutedi, Kepala UPT Puskesmas Mahpudi, Koordinator Wilayah Pendidikan Atmawijaya, serta Kepala Desa Rocek Wahyudin. Turut hadir Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kasi Trantib Kecamatan Cimanuk Dedi Yusron, dan Ketua Yayasan Citra Bakti Banten Eris Sutrisna selaku mitra Badan Gizi Nasional (BGN).
Kepala SMP Negeri 1 Cimanuk, H Asep Moch Alwi, menyambut baik pelaksanaan program MBG di sekolah yang dipimpinnya. Menurut dia, program tersebut telah lama dinantikan para siswa.
“Alhamdulillah, kami menerima MBG perdana yang memang sudah ditunggu anak-anak. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas belajar karena kebutuhan energi dan gizi siswa sudah dipersiapkan oleh pemerintah,” ungkap Asep di sela kegiatan.
Ia mengatakan, sebanyak 400 siswa SMPN 1 Cimanuk menerima MBG, termasuk 30 tenaga pendidik.
“Harapan kami, program ini terus berlanjut sehingga anak-anak mendapatkan asupan gizi yang sesuai,” katanya.
Pantauan di lokasi menunjukkan para siswa tampak antusias menyambut kedatangan kendaraan operasional BGN yang mengangkut makanan dari dapur SPPG Batu Bantar.
“Saya senang, rasanya enak dan lumayan,” kata Intan, siswi kelas IX SMPN 1 Cimanuk, seusai mencicipi menu MBG.
Sementara itu, siswi lainnya, Silvi, memilih membawa pulang jatah MBG karena sedang menjalankan ibadah puasa dengan membawa wadah makanan dari rumah.
Kepala SPPG Batu Bantar 2 Kecamatan Cimanuk, Batras Agung Riyanda, menjelaskan bahwa pihaknya memproduksi 1.779 porsi MBG yang disalurkan ke berbagai jenjang pendidikan.
“Penerima manfaat terdiri atas TK sebanyak 120 siswa, SD 703 siswa, SMP 782 siswa, SMA 15 siswa, pondok pesantren 11 orang, serta 148 tenaga pendidik,” terangnya.
Adapun menu MBG kali ini meliputi nasi putih, ayam goreng, tahu, selada timun, dan buah jeruk.
“Menu dapat berubah sewaktu-waktu,” kata Batras.
Ia menegaskan bahwa pihaknya mengutamakan kualitas dan kuantitas makanan bagi para penerima manfaat. Namun, sesuai petunjuk pelaksanaan dan teknis, MBG seharusnya dikonsumsi di tempat.
“Dalam juklak dan juknis, menu basah tidak diperbolehkan dibawa pulang. Jika dibawa ke rumah dan terjadi sesuatu, hal itu berada di luar tanggung jawab pihak MBG,” ujarnya. (Red)
SERANG, –Federasi Hockey Indonesia (FHI) Provinsi Banten menggelar Musyawarah Luar Biasa (Muslub) di Aula Pondok…
PANDEGLANG, –Ketua LSM Hijau Persada, Oman, tak cuma bicara soal lingkungan. Ia turun langsung ikut…
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi delapan potensi korupsi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi…
PANDEGLANG, –Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyebut Ikatan Kesejahteraan Keluarga Minang (IKKM) berperan penting…
TANGERANG, –Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi dukungan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Banten…
PANDEGLANG, –Wakil Gubernur (Wagub) Banten Dimyati Natakusumah hadir dalam acara HUT ke-48 tahun dan Halalbihalal…