EDUKASI

Wagub Dimyati Paparkan Soal Arti Wisuda di Acara Wisuda STIA Banten

Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Achmad Dimyati Natakusumah menyampaikan soal wisuda di perguruan tinggi merupakan titik puncak kehidupan mahasiswa di kampus, dan tantangan sesungguhnya adalah setelah wisuda.

“Semoga selepas wisuda, mahasiswa bisa profesional dalam bekerja, sukses dan mendapatkan berkah,” ungkap Wagub Dimyati dalam sambutannya pada Wisuda XVII Program Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Banten di Hotel Royale Krakatau Cilegon, Kamis (18/09/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Dimyati memberikan motivasi kepada wisudawan dan memaparkan makna wisuda. Menurut Dimyati, untuk para sarjana, wisuda merupakan penghargaan atas jerih payah. Atas usaha dan kerja keras. Sedangkan untuk para wisudawan pascasarjana, magister dan doktor, wisuda merupakan penghargaan atas keahlian yang lebih yang dimiliki wisudawan.

“Karena seorang lulusan pascasarjana harus memiliki keahlian khusus yang nanti bisa diaplikasikan di masyarakat,” katanya.

Selanjutnya, menurut Dimyati, wisuda merupakan penggapaian dan tanggung jawab sosial dan secara ilmiah. Wisuda merupakan transisi dari masa mahasiswa menjadi sarjana atau pascasarjana untuk menggapai kehidupan yang lebih baik lagi.

“Harus lebih berakhlak lagi,” ujarnya.

Dimyati menjelaskan, bahwa wisuda menumbuhkan kepercayaan diri. Setelah menjadi sarjana atau melewati pascasarjana, seseorang memiliki rasa percaya diri.

“Muncul sifat leadership,” jelasnya.

Seterusnya, Dimyati menekankan bahwa makna wisuda juga untuk memperluas jaringan atau networking. Dimyati berpesan kepada wisudawan untuk tetap memelihara jaringan dengan teman-teman semasa kuliah. Hal tersebut bisa menjadi modal bagi wisudawan untuk membangun dan mengembangkan kolaborasi.

“Orang sukses bukan hanya karena ilmu, tetapi dengan membangun jaringan yang kuat,” tandasnya.

Terakhir, Dimyati menegaskan, bahwa wisuda tidak terlepas dari peran seorang pembimbing, promotor atau mentor. Keberhasilan menuntaskan jenjang pendidikan merupakan peran dan jasa pembimbing. Pembimbing tetap dibutuhkan selepas wisuda untuk menggapai sukses dalam kehidupan.

“Kesuksesan bukan hasil diri sendiri, tetapi berkah bimbingan dari orang lain,” tegasnya.

Terakhir, Dimyati mendoakan supaya wisudawan menjadi orang sukses dalam kehidupan dan bermanfaat bagi keluarga, agama, bangsa dan negara.

“Semoga wisudawan menjadi pribadi mandiri, profesional dan mengambil peran terdepan dalam pembangunan,” imbuhnya.

Prosesi Wisuda XVII STIA Banten dilaksanakan dalam Sidang Terbuka Senat STIA Banten. Bertindak sebagai pimpinan sidang, Ketua STIA Banten Pryo Handoko. Pada wisuda XVII tahun 2025, sebanyak 292 wisudawan dari jenjang sarjana dan pascasarjana dengan program studi administrasi bisnis dan administrasi publik. (Red)

Editor (Deni)

Recent Posts

AHY-Dimyati Sidak Kampung Nelayan Mauk, Dari Kumuh Jadi Kinclong

TANGERANG, –Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bareng Wakil Gubernur…

9 jam ago

Andra Soni Raih Penghargaan Kepala Daerah Peduli Pendidikan

JAKARTA, –Gubernur Banten, Andra Soni meraih penghargaan sebagai kepala daerah peduli pendidikan dalam ajang KWP…

9 jam ago

Tak Main-Main, Tangsel Siap Total Gelar Porprov Banten 2026

Bantenonline.com – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tak setengah hati. Kesiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga…

9 jam ago

Mediasi Deadlock, Gugatan Napi Vs Lapas IIA Serang Lanjut Sidang

SERANG, –Mediasi gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang diajukan narapidana Cepi Sayfudin terhadap Lapas Kelas…

13 jam ago

Arif Rahman Soroti Maraknya Tambang Ilegal di Banten

SERANG, - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Arif Rahman menyoroti maraknya tambang…

15 jam ago

Pelajari Raperda BMD, DPRD Sulawesi Tengah Studi Komparasi ke Banten

SERANG - Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Tengah melaksanakan kunjungan studi komparasi ke Badan Pengelolaan…

15 jam ago