GAYA HIDUP

Wagub Dimyati Minta Pengurus Baznas Banten Tingkatkan Kompetensi Kelola Zakat

TANGERANG, –Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah meminta seluruh pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Provinsi Banten meningkatkan kompetensi dalam menghimpun, mengelola, dan menyalurkan zakat. Menurutnya, profesionalisme amil zakat menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperluas manfaat zakat dalam mengentaskan kemiskinan.

Hal itu disampaikan Dimyati usai membuka kegiatan Baznas Strategic Development (BSD) bagi pimpinan Baznas se-Provinsi Banten di Asrama Haji Provinsi Banten Grand El Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (27/7/2026).

“Zakat adalah rukun Islam yang ketiga. Saya yakin umat Islam akan menunaikan kewajibannya, tetapi masyarakat juga akan melihat bagaimana kompetensi pengelola zakat itu sendiri,” kata Dimyati.

Menurutnya, Baznas harus memiliki strategi yang baik dalam penghimpunan dan penyaluran zakat agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat. Ia berharap kinerja Baznas Provinsi Banten terus meningkat setiap tahun.

“Semoga setiap tahun penghimpunannya meningkat, penyalurannya meningkat, dan manfaat yang diterima masyarakat juga semakin besar,” ujarnya.

Wakil Ketua Baznas RI Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan kegiatan BSD yang digelar Pusat Pendidikan dan Pelatihan Baznas bertujuan meningkatkan kapasitas para amil zakat, mulai dari pengumpulan, pengelolaan hingga pendistribusian.

Menurut Zainut, peningkatan kompetensi amil zakat akan mendorong tumbuhnya kepercayaan dan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat.

“Target akhirnya adalah mustahik menjadi lebih berdaya. Selain itu, kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat agar semakin peduli dan konsisten menunaikan zakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Banten Wawan Wahyudin menjelaskan kegiatan BSD diikuti para pimpinan Baznas dari seluruh kabupaten/kota di Banten dan berlangsung pada 27-29 Juli 2026.

Ia menegaskan pengelolaan zakat tidak cukup hanya mengandalkan ajakan kepada masyarakat, tetapi harus didukung tata kelola yang profesional.

“Pengelola yang berintegritas, program yang jelas, sasaran yang tepat, dan dampak yang terukur menjadi kunci agar zakat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Red)

Deni

Recent Posts

DPP ABPEDNAS Terbitkan Mandat Musdalub Banten, Ali Hanafiah Bidik Awal November

SERANG, – Konsolidasi organisasi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) di Provinsi Banten memasuki babak…

4 jam ago

Kapolres Pandeglang Ingatkan Sopir Angkutan: Jangan Paksakan Nyetir Saat Ngantuk!

PANDEGLANG, – Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama para pengemudi angkutan umum. Pesan tegas itu…

5 jam ago

Ketum KNPI Serukan Pemuda Kompak Dukung Prabowo, Ancam Anarkis Saat Sumpah Pemuda Ditindak Tegas

JAKARTA, – Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Dr. H. Ali Hanafiah, SE.,…

21 jam ago

Hotel Tentrem Jakarta Gelar ASMARANALA Wedding Showcase, Hadirkan 35 Vendor dan Hadiah Bulan Madu

bantenonline.com - Merencanakan pernikahan bukan sekadar menentukan lokasi dan dekorasi. Ada banyak detail yang perlu…

2 hari ago

Endan Umar, ASN Humanis yang Jadi Perekat Wartawan dan DPRD, Kini Hijrah ke Kementerian Haji

PANDEGLANG, – Ada masa untuk bertugas, ada masa untuk melangkah ke tempat baru. Prinsip itulah…

2 hari ago

Operasi Patuh Maung 2026 Dimulai Besok, Enam Pelanggaran Dibidik!

PANDEGLANG, – Siap-siap! Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang, Polda Banten, bakal menggelar Operasi Patuh…

3 hari ago