SERANG, — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah berharap setiap keputusan yang diambil Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Keselarasan itu, menurut dia, penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara lembaga eksekutif dan legislatif.

“Maka koordinasi ini bagi kami, Gubernur dan Wakil Gubernur, penting agar setiap keputusan DPRD selaras dengan visi dan misi pemerintah daerah,” ujar Dimyati saat menghadiri Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah Janji Pimpinan DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), di Gedung DPRD Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (11/11/2025).

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim. Dalam kesempatan itu dilakukan pergantian unsur pimpinan DPRD dari Budi Prayogo kepada Imron Rosadi, keduanya berasal dari Fraksi PKS.

BACA JUGA :  Mahasiswa UNPAM Serang Edukasi Siswa SMK Nurul Huda Baros soal Keamanan Digital

“Selamat kepada Pak Imron Rosadi yang kini menjadi pimpinan DPRD. Mudah-mudahan dapat memberikan manfaat bagi lembaga dan masyarakat,” kata Dimyati.

Menurut Dimyati, pimpinan DPRD memegang peran strategis serta memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibanding anggota dewan lainnya. Ia menekankan dua tugas utama yang harus dijalankan pimpinan DPRD. Pertama, menjadi penghubung antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat agar komunikasi berjalan efektif. Kedua, memperkuat koordinasi kelembagaan, baik dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) maupun dengan Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Sinergi yang baik harus terus kita jaga bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dimyati menyampaikan delapan hal yang perlu menjadi pedoman bagi pimpinan DPRD. Pertama, setiap keputusan dan tindakan merupakan tanggung jawab pemimpin kepada masyarakat. Kedua, menegakkan keadilan agar sinergi terwujud secara merata. Ketiga, memiliki keterampilan kepemimpinan, termasuk kemampuan menyusun rencana strategis.

BACA JUGA :  Halson Nainggolan Dilantik Jadi Penjabat Sekda Lebak, Fokus Tingkatkan Koordinasi dan Kinerja

“Keempat, komunikasi dan negosiasi. Pemimpin harus bijak. Kelima, keteladanan — pemimpin harus menjadi contoh,” tutur Dimyati.

Ia menambahkan, pimpinan juga perlu memiliki kesabaran dan keterbukaan, disertai hati yang baik serta tekad untuk memberi manfaat bagi masyarakat.

“Dan yang kedelapan, ketakwaan,” pungkasnya. (Red)