PANDEGLANG, – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengimbau masyarakat menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Ia menilai penyaluran zakat lewat lembaga resmi lebih berdampak dan merata bagi kaum duafa.
Imbauan tersebut disampaikan Dimyati saat menghadiri Pra-Rapat Koordinasi (Rakor) BAZNAS se-Provinsi Banten di kawasan Cikoromoy, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (24/1/2026).
“BAZNAS merupakan instrumen sosial pemerintah yang bersifat program tunai (cash program),” ungkap Dimyati.
Dimyati menjelaskan, harta yang dizakatkan dan diinfakkan merupakan tabungan amal bagi umat. Menurutnya, penyaluran zakat melalui BAZNAS lebih efektif karena dikelola secara terencana dan berorientasi pada pemerataan distribusi.
“Mengapa melalui BAZNAS? Karena manfaatnya lebih besar. Jika diberikan secara perorangan, dikhawatirkan sasarannya hanya itu-itu saja sehingga tidak terjadi pemerataan,” ujarnya.
Ia juga meminta agar pelaksanaan rakor dilakukan secara produktif sehingga mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan zakat di Provinsi Banten.
“Melalui rakor ini, pengelolaan harus menjadi lebih baik, efektif, dan efisien,” ucap Dimyati.
Lebih lanjut, Dimyati mendorong BAZNAS melakukan inventarisasi permasalahan serta menyusun rencana strategis ke depan. Ia menekankan peningkatan kinerja BAZNAS, khususnya dalam menjangkau wilayah Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.
“Program BAZNAS Provinsi Banten ke depan harus lebih baik dan maju,” katanya.
Dimyati menegaskan hasil kerja BAZNAS harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia pun meminta pengelolaan zakat dilakukan secara profesional untuk menjaga kepercayaan publik.
“Karya nyata BAZNAS Provinsi Banten harus terlihat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kepercayaan publik harus terus dijaga,” tegasnya.
Dimyati juga mengapresiasi penyaluran zakat melalui program kesehatan, pendidikan, dan ekonomi, termasuk bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Namun, ia mengingatkan agar bantuan renovasi diprioritaskan bagi warga lanjut usia atau yang sudah tidak produktif.
“Bagi warga usia produktif, lebih baik dibantu melalui permodalan usaha,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Banten Prof Wawan Wahyudin mengapresiasi kehadiran serta arahan Wakil Gubernur Banten. Ia menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus berbenah demi memberikan manfaat yang lebih luas.
“Kami berkomitmen memberikan manfaat sebesar-besarnya, khususnya bagi warga Banten,” pungkasnya. (Red)

