GAYA HIDUP

Tinawati Andra Soni: Pariwisata Inklusif untuk Semua Kalangan

SERANG, – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menghadiri kegiatan Pelatihan Pemandu Wisata bagi Penyandang Disabilitas yang digelar oleh Dinas Pariwisata Provinsi Banten, Selasa (11/11/2025).

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dalam mewujudkan sektor pariwisata yang inklusif dan ramah bagi seluruh kalangan, termasuk penyandang disabilitas.

Dalam sambutannya, Tinawati menyampaikan apresiasi sekaligus rasa haru dapat hadir dan berinteraksi langsung dengan para peserta pelatihan. Ia menilai kegiatan ini sebagai bentuk nyata kepedulian Pemprov Banten terhadap kelompok difabel.

“Terima kasih atas undangannya. Ini kali pertama saya hadir dalam kegiatan seperti ini, dan saya sangat terharu bisa bertemu langsung dengan teman-teman penyandang disabilitas. Saya berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi terus berlanjut dan berkembang,” ujar Tinawati.

Sebagai Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Provinsi Banten, Tinawati menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pariwisata yang ramah anak, ramah keluarga, dan ramah disabilitas. Ia bahkan bertekad mempelajari bahasa isyarat agar dapat berkomunikasi lebih baik dengan penyandang disabilitas.

“Sebagai Bunda Literasi, saya juga ingin belajar dan berkontribusi. Saya berharap pelatihan ini menjadi langkah baik menuju pariwisata yang benar-benar inklusif,” katanya.

Dalam sesi dialog, Tinawati menanggapi sejumlah masukan dari peserta difabel, antara lain terkait kebutuhan rambu visual bagi tuna rungu di lokasi wisata serta pelatihan pertolongan pertama bagi pemandu wisata.

“Beberapa hal sudah kami catat, seperti kebutuhan rambu visual dan pelatihan pertolongan pertama. Insya Allah akan kami bahas bersama Dinas Pariwisata untuk bisa dianggarkan pada tahun 2026,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelatihan semacam ini menjadi langkah awal perhatian pemerintah terhadap penyandang disabilitas. Ke depan, Pemprov Banten akan menggelar pelatihan lanjutan, termasuk pelatihan bahasa asing dan penanganan darurat di lapangan.

“Teman-teman difabel harus memiliki hak yang sama, baik sebagai pelaku usaha pariwisata maupun pemandu profesional. Kami juga akan bekerja sama dengan berbagai asosiasi pariwisata untuk memberdayakan mereka,” tutur Tinawati.

*Dukungan Dinas Pariwisata*

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eli Susiyanti mengatakan, pelatihan ini diikuti 50 peserta dari berbagai komunitas difabel, antara lain Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin), Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Advokasi Inklusif Disabilitas (Audisi), Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Yayasan Difabel Mandiri Indonesia (YDMI), dan Yayasan Pendidikan Kesehatan Mandiri (YPKM).

Menurut Eli, kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membuka peluang bagi penyandang disabilitas untuk berperan aktif di sektor pariwisata.

“Kami ingin mewujudkan wisata Banten yang aman dan dapat diakses oleh semua pihak, termasuk penyandang disabilitas,” ujarnya.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Balawista, Gerkatin, serta Pusat Studi Kepariwisataan. Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar pemanduan wisata, etika pelayanan, komunikasi efektif, hingga keterampilan berbicara di depan umum. (Red)

Deni

Recent Posts

Ketua Gapensi Lebak Apresiasi Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan 2026

LEBAK, –Ketua Gapensi Kabupaten Lebak, H. Moch. Nabil Jayabaya, mengapresiasi rencana penyelenggaraan Jambore Nasional Pemuda…

30 menit ago

Ketua Fraksi PKS DPRD Pandeglang Dukung Deklarasi Penolakan LGBT

PANDEGLANG, –Ketua Fraksi PKS DPRD Pandeglang, Dede Sumantri, menyatakan dukungannya terhadap deklarasi penolakan LGBT yang…

9 jam ago

RPM dan Ormas Desak Perbup Penolakan LGBT, DPRD Pandeglang Siap Dorong Pemkab

PANDEGLANG, –Relawan Pencegahan Maksiat (RPM) bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) dan BKMT menggelar aksi damai…

9 jam ago

Pemkab Pandeglang Apresiasi Kiprah Unma, 450 Mahasiswa Diterjunkan dalam KKN Tematik

PANDEGLANG, –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mengapresiasi peran Universitas Mathla'ul Anwar (Unma) Banten dalam mendukung pembangunan…

12 jam ago

Irbansus Banten: Korupsi Berawal dari Kebiasaan Kecil, Guru Harus Jadi Teladan Integritas

TANGERANG, –Korupsi tidak selalu berawal dari penyalahgunaan anggaran bernilai miliaran rupiah. Kebiasaan yang kerap dianggap…

1 hari ago

Di Tengah APBD Banten Terus Menyusut, Anggaran Jasa Tenaga Ahli Malah Naik Hingga Rp55 Miliar

Bantenonline.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten terus mengalami penyusutan dalam tiga…

1 hari ago