BERITA HOT

Tiga Wilayah Jadi Tulang Punggung Produksi Jagung  Banten

Ilustrasi tanaman jagung di Banten yang mulai berbuah,/Aldo Marantika/Bantenonline.

SERANG – Tiga wilayah menjadi tulang punggung produksi jagung di Banten, dan menopang target provinsi untuk menjadi sentra jagung nasional tanpa mengorbankan lahan sawah produktif.

Untuk diketahui, ketiga wilayah penyumbang utama produksi jagung di Banten diantaranya yaitu Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Serang.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, ketiga wilayah ini akan menopang target provinsi untuk menjadi sentra jagung nasional. Adapun strategi yang akan dijalankan yaitu mengoptimalkan lahan non produktif, lahan tidur, hingga lahan bekas tambang.

“Tiga wilayah menjadi penyumbang utama produksi jagung di Banten, Pandeglang memimpin dengan kontribusi 69,44 persen atau 20.047 ton. Di susu Lebak dengan 15,70 persen atau 4.533 ton, dan Kabupaten Serang 11,31 persen atau 3.554 ton,” kata Andra kepada awak media, Kamis 21 Mei 2026.

Dikatakan Andra, pada tahun 2025 total produksi jagung di Banten mencapai 28.869 ton dengan luas panen 5.117 hektare. Dengan produktivitas rata-rata berada di angka 5,42 kuartal per hektare. Sementara, untuk mencapai target yang lebih besar, pemerintah Provinsi Banten telah menetapkan target produksi jagung pipil sebesar 52.000 ton.

“Pengajaran target ini tidak dilakukan dengan membuka sawah baru, melainkan melalui beberapa skema pemanfaatan lahan. Pertama, fokus pada lahan non produktif seperti lahan tidur, semak belukar dan bekas kebun agar luas lahan pertanian tetap terjaga,” ungkapnya.

“Kedua, menerapkan sistem tumpang sari atau agroforestry. Ketiga, mereklamasi lahan bekas tambang menjadi lahan produktif,” sambungnya.

Andra menegaskan, bahwa pihaknya telah berkomitmen untuk melindungi lahan pertanian agar tetap produktif dan tidak beralih fungsi secara tidak terkendali.

“Kami telah berkomitmen untuk melindungi lahan pertanian supaya tidak beralih fungsi dan tetap produktif,” tegasnya.

Lebih Lanjut Andra berharap ke depan Provinsi Banten dapat menjadi sentra jagung nasional, guna mendukung ketahanan pangan nasional.

“Tentunya dengan skema ini kita dapat memenuhi kebutuhan jagung untuk industri dan pertanian di Banten, sekaligus memperkuat ketahanan keamanan nasional,” harapnya. (Aldo Marantika)

Aldo Marantika

Recent Posts

HUT ke-81 TNI, Kapolres Pandeglang Sambangi Kodim Bawa Tumpeng

PANDEGLANG, – Kapolres Pandeglang AKBP Sonny Harsono menyambangi Kodim 0601/Pandeglang untuk memberikan ucapan selamat HUT…

5 jam ago

Puluhan Hektare Sawah di Pandeglang Tak Bisa Digarap Gegara Kekeringan

PANDEGLANG, – Puluhan hektare persawahan di Desa Karangsetra, Kecamatan Keroncong, Kabupaten Pandeglang, Banten, terdampak kemarau…

19 jam ago

Kapolri Suyudi Ziarah ke Makam Kakek di Pandeglang

PANDEGLANG, - Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menyempatkan diri berziarah ke makam kakeknya di…

23 jam ago

Eks Kapolda Irjen Pol Henky: Banten Kampung Kedua, Tempat Saya Pensiun

LEBAK, - Banten punya tempat khusus di hati Irjen Pol Henky. Mantan Kapolda Banten yang…

1 hari ago

Sosok Kapolri Suyudi Aryo Seto di Mata Wagub Banten: Dekat dengan Ulama hingga Cerdas

LEBAK, – Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah mengungkap sosok Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Aryo Seto…

1 hari ago

Kapolres Lebak Dampingi Kapolri Ziarah ke Makam Keluarga

LEBAK, – Jenderal Pol Suyudi Ario Seto pulang kampung ke Kabupaten Lebak, Banten. Kapolri yang…

1 hari ago